KAB.CIREBON, (FC).- Tumpukan sampah yang menggunung di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, akhirnya mendapat perhatian serius.
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, turun langsung meninjau lokasi dan mendesak agar sampah yang dikeluhkan warga segera diangkut.
Kunjungan mendadak tersebut dilakukan menyusul banyaknya laporan masyarakat terkait kondisi TPS yang dipenuhi sampah dan menimbulkan bau menyengat selama beberapa pekan terakhir.
Usai melakukan peninjauan, Sophi meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon segera mengambil langkah cepat untuk menangani persoalan tersebut agar tidak semakin mengganggu aktivitas warga.
“Keluhan mengenai TPS Talun ini sudah cukup lama disampaikan masyarakat. Mereka mengeluhkan bau yang menyengat dan kondisi lingkungan yang semakin kumuh akibat sampah yang menumpuk,” ujar Sophi saat berada di lokasi, Minggu (21/6).
Menindaklanjuti instruksi tersebut, DLH Kabupaten Cirebon langsung mengerahkan alat berat dan sekitar 10 armada truk untuk mempercepat proses pengangkutan sampah yang menumpuk di area TPS.
Menurut Sophi, persoalan sampah tidak boleh dianggap sepele karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, dan kenyamanan warga yang tinggal di sekitar lokasi.
“Jangan sampai masalah ini berlarut-larut. Sampah yang menumpuk terlalu lama bisa menimbulkan dampak lingkungan dan kesehatan bagi masyarakat,” katanya.
Pantauan di lapangan menunjukkan alat berat bekerja mengeruk tumpukan sampah yang disebut telah menumpuk hampir satu bulan. Sejumlah truk secara bergantian mengangkut sampah dari lokasi menuju tempat pembuangan akhir.
Kondisi sampah yang bercampur dengan air hujan menyebabkan aroma tidak sedap tercium cukup kuat di sekitar TPS. Selain proses pengangkutan, petugas juga melakukan penataan dan penanganan sebagian sampah di area yang berada tidak jauh dari lokasi penampungan.
Langkah percepatan penanganan tersebut disambut positif warga. Mereka berharap pengangkutan sampah tidak hanya dilakukan saat terjadi keluhan, tetapi menjadi bagian dari pengelolaan yang rutin dan berkelanjutan.
Warga juga meminta pemerintah daerah memperkuat sistem pengangkutan dan pengelolaan sampah agar penumpukan serupa tidak kembali terjadi di TPS Talun maupun lokasi lainnya di Kabupaten Cirebon.
Dengan dimulainya proses pembersihan tersebut, masyarakat berharap persoalan yang selama ini mengganggu lingkungan dan kenyamanan warga dapat segera teratasi secara menyeluruh. (Johan)











































































































Discussion about this post