KAB. CIREBON, (FC).- Di tengah pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19), Pemerintah Desa Cigobang, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon tetap merehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (JIT).
Pengerjaan JIT dilakukan secara padat karya dengan membangun linning saluran tiga sisi sepanjang 251 meter. Nantinya, JIT tersebut akan mengairi 25 hektar lahan.
Kuwu Cigobang, Inan Hanandi mengatakan, JIT sangat membantu usaha tani karena dapat membantu irigasi lahan sawah yang sulit mendapat air.
“JIT adalah komponen mutlak dalam jaringan sistem irigasi,” kata Inan kepada “FC”, Kamis (24/9).
Inan menuturkan, program rehabilitasi JIT ini merupakan upaya dari Pemdes Cigobang untuk bisa lebih memfungsikan saluran yang sudah ada lebih baik lagi.
“Walau di wilayah kami tadah hujan, namun sebelumnya pernah diterapkan pompanisasi, kita akan coba fungsikan kembali pengairan dengan menggunakan pompa,” ujarnya.
Inan menambahkan, di tangah pandemi Covid-19, para petani pun mengeluhkan pendapatan yang berkurang, dikarenakan hasil panen tidak bisa maksimal .
“Kita padat karyakan RJIT ini, yang kerjanya juga kebanyakan adalah para petani, yang nantinya akan menerima manfaat dari RJIT ini,” tambahnya.
Inan pun berharap, perbaikan JIT tersebut dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) para petani per ha nya. Untuk mendukung tercapainya hal tersebut, Pemdes juga akan melakukan upaya berupa program perbaikan saluran dari hulunya dengan normalisasi dan memfungsikan kembali pompa air untuk menarik air dari sungai Cisanggarung.
“Dengan program RJIT, hasil panen yang sebelumnya rendah, dapat meningkat menjadi lebih baik lagi” pungkasnya. (Harun)













































































































Discussion about this post