KAB. CIREBON, (FC).- Kesenian angklung kader PKK Desa Cipeujeuh Kulon, Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon, bersiap menjadi salah satu peserta kirab budaya Kecamatan Lemahabang pada 9 Agustus mendatang.
Acara ini sekaligus memperkenalkan Desa Cipeujeuh Kulon sebagai Kampung Bambu yang saat ini sedang dikembangkan oleh Pemdes setempat.
Kuwu Cipeujeuh Kulon, Lili Mashuri mengatakan, kepada FC, Kamis (31/7/2025) menjelaskan, pengembangan kampung bambu di desanya ini akan dijadikannya sebagian ikon desa dan destinasi wisata di timur Kabupaten Cirebon.
Untuk itu, pihaknya saat ini sedang membangun berbagai fasilitas pendukung seperti pembangunan gapura desa, taman bermain hingga pagar di sepanjang jalan yang berbahan dasar bambu.
“Saat ini proses pembangunan penunjang wisata kampung bambu sedang dikerjakan dibeberapa lokasi yang tersebar di desanya,” katanya.
Dalam upaya meningkatkan daya tarik Desa Wisata Kampung Bambu di desanya dengan mengembangkan kesenian angklung sebagai salah satu atraksi untuk menjadi daya tarik masyarakat untuk datang dan berkunjung ke wisata kampung bambu.
Group kesenian angklung Desa Cipeujeuh Kulon akan tampil dalam acara kirab budaya menyongsong perayaan HUT RI ke 80 tingkat Kecamatan Lemahabang, dimana tim kesenian angklung yang berisi para kader PKK dan Posyandu desa setempat juga akan ikut mempromosikan Desa Cipeujeuh Kulon sebagai Kampung Bambu.
“Kami menghadirkan pelatih khusus, untuk melatih para kader PKK dan kader Posyandu untuk mempersiapkan acara kirab budaya mendatang, ” jelasnya.
Lili menyebut, kesenian angklung dipilih sebagai daya tarik utama karena keunikan dan keindahan suaranya. Pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan angklung secara langsung dan bahkan dapat belajar memainkan angklung dengan instruktur yang berpengalaman.
Dengan mempromosikan kesenian angklung masyarakat desa dapat melestarikan budaya dan tradisi lokal.
“Dengan demikian, Kampung Bambu siap menjadi destinasi wisata yang unik dan menarik, dengan kesenian angklung sebagai daya tariknya, ” pungkasnya. (Nawawi)


















































































































Discussion about this post