KUNINGAN, (FC).- Musim kemarau baru berjalan beberapa bulan ini. Namun, ancaman kekurangan air bersih mulai dirasakan di wilayah timur Kabupaten Kuningan.
Seperti dirasakan warga di Desa Cibereum, Kecamatan Cibeureum, kini merasakan sulitnya mendapat air bersih. Bahkan air di sumur-sumurpun sebagian sudah agak mengering dan kotor.
Terpantau oleh wartawan FC, di pelataran luar masjid Desa Cibeureum, setiap menjelang sore hari, belasan warga hilir mudik mengambil air dari penampungan yang ada di sana.
Mereka memilih mengantrikan tempat penampungan airnya berupa jerigen.
“Saya setiap hari ambil air untuk minum dari sini sejak sumur di rumah mengering. Sehari dua balik ke sini, saat ini hanya untuk air minum saja sih,” ungkap Astam, salah seorang warga yang sedang mengantri air bersih dari toren masjid, Kamis (27/8).
Jika musim kemarau sudah berlangsung lama, Astam menyebutkan, tak hanya air bersih yang dibutuhkannya. Tetapi dirinya dan warga sekitar selalu kekurangan air termasuk untuk MCK.
Terpisah, Kepala Dusun Blok 4 Desa Cibeureum, Edi, saat ditemui di lokasi menambahkan, setiap musim kemarau tiba, daerah bagian timur Kuningan termasuk wilayahnya, selalu jadi langganan kekurangan air.










































































































Discussion about this post