KOTA CIREBON, (FC).- Hampir sepekan hujan pada sore hingga malam hari, mengguyur Kota Cirebon. Akibat sejumlah wilayah tergenang, bahkan di beberapa titik mencapai dada orang dewasa. Alasannya klasik, kerusakan maupun ketidakmampuan drainase menampung air hujan.
Atas hal itu, Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati meninjau langsung lokasi yang sering terjadi banjir. Yakni di RW 08 Karang Anom Kelurahan Pegambiran Kec Lemahwungkuk, Selasa (29/12).
Dikatakan Eti, daerah ini merupakan langganan banjir pada tiap musim hujan. Untuk itu, pihaknya segera melakukan evaluasi dan pengecekan ulang penyebab terjadinya banjir ini. Apakah karena drainase, penyumbatan sedimentasi, sampah atau penyebab lainnya
“Kita akan koordinasikan dengan PUPR, guna mencari solusi agar dikemudian hari daerah ini tidak tergenang lagi pada musim hujan,” jelasnya.
Salah satu solusinya adalah membuat sodetan sungai terdekat, untuk mengalirkan genangan air. Cara ini menurutnya sebagai solusi terbaik, dan ini sudah diinformasikan kepada PUPR untuk ditindaklanjuti.
Ditempat yang sama, Kabid Sumber Daya Air DPUPR Agung Kemal Hasan mengatakan, akan melaksanakan arahan dari wakil walikota. Tentunya akan dilakukan dulu survei, sungai mana yang terdekat untuk mengalirkan genangan air itu. Dan disesuaikan dengan anggaran yang ada.
“Iya Karang Anom ini daerah cekungan. Sehingga air dari sekitarnya masuk, sehingga menggenangi pemukiman penduduk,” jelasnya.
Untuk sementara, tindakan tercepat yang bisa dilakukannya adalah melakukan penyedotan genangan air. Pihaknya akan menyediakan instalasi pompa, khusus untuk daerah Karang Anom ini.
Ketua RW 08 Karang Anom Gunawan meminta dinas terkait untuk segera mencari solusi. Pasalnya, genangan air ini bukan setahun dua tahun saja, sudah belasan tahun warganya selalu resah karena genangan air pada musim hujan.
“Kepada Ibu Wakil, kami minta aspirasi kami diperhatikan,” pintanya. (gus)






































































































Discussion about this post