KAB. CIREBON, (FC).- Tokoh Masyarakat Desa Panguragan Lor Kecamatan Panguragan, H. Casmiro merasa prihatin melihat kondisi rumah tetangganya, Saidi (57) warga RT 004 RW 002 yang hanya ditutupi terpal dengan ukuran 4 M X 8 M.
Sayidi selama ini tingga bersama istri dan empat orang anaknya dan tiga cucu.
Dijelaskan H. Casmiro, awal dirinya mengetahui Sayidi tinggal di rumah yang hanya ditutupi terpal, saat dirinya kedatanagn Saidi diantar tetangganya yang lain.
Sayidi menceritakan kondisi rumah tinggalnya tersebut dengan wajah memelas.
“Awalnya Pak Saidi diantar tetangganya berkunjung ke rumah saya. Dia menjelaskan kondisi rumah yang ia tempati selama ini bersama keluarganya. Kemudian saya jawab nanti kami laporkan ke pak Kuwu, tapi sebelumnya saya mau lihat dulu kondisi rumahnya,” kata H. Casmiro di kediamannya, Senin (24/5).
Keesokan hari, kata H. Casmiro, dirinya melihat secara langsung kondisi rumah Saidi yang masih satu desa dengannya.
Betapa kagetnya ia setelah melihat secara langsung kondisi rumah Saidi ternyata benar adanya. Dirinya merasa prihatin dengan kondisi rumah Saidi.
“Sangat prihatin melihat rumah Pak Saidi yang hanya ditutupi terpal. Saya dapat membayangkan ketika hujan turun disertai angina, bagaimana rasanya,” kata H. Casmiro.
Setelah melihat rumah Saidi, tambah H. Casmiro, ia langsung menuju kantor balai desa menemui sekretaris desa (ulis) karena Kuwu Desa Panguragan Lor pada saat itu tidak ada di kantor.
Ia menceritakan kondisi rumah Saidi yang merupakan warga Desa Panguragan Lor.
“Saya ceritakan kondisi rumah Saidi ke Ulis, namun tidak ada respon, bahkan terkesan tidak peduli dengan kondisi warganya,” tutur H. Casmiro.
Dengan tidak diresponnya laporan dirinya oleh Ulis, jelas H. Casmiro, ia mencari jalan dengan menghubungi teman-temannya yang berada di luar daerah.
Hasilnya cukup menggembirakan, warga dari luar daerah antusias ingin membantu perbaiki rumah Saidi.
“Alhamdulillah temen-temen di luar daerah sangat antusias ingin membantu perbaiki rumah Saidi. Dengan dibantu teman-teman LSM, rumah Saidi pun direhab,” pungkasnya. (Mawa Bagja)










































































































Discussion about this post