SUMBER, (FC).- Beberapa waktu lalu tanggul penahan tanah (TPT) di sungai Cikenanga mengalami jebol yang mengakibatkan ratusan rumah warga di Desa Gamel, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon terendam.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Cirebon beserta BPBD dibantu TNI-Polri dan masyarakat sekitar sehari usai jebolnya tanggul penahan tanah tersebut langsung melaksanakan kerjabakti yakni melakukan perbaikan dengan menggunakan bronjong batu.
“Iya, di sungai Cikenanga sudah kita lakukan bronjong untuk antisipasi sementara agar tidak terjadi banjir lagi yang menimpa pemukiman warga,” kata Kepala DPUPR Kabupaten Cirebon, Avip Suherdian melalui Kepala Bidang Sumber Air, Rachman Hidayat kepada “FC”, Kamis (23/1).
Menurutnya, meskipun pembendungan hanya dengan sistem bronjong tersebut sudah baik dan aman, karena aku Rachman, dengan bronjong tersebut memiliki kelenturan yang nantinya akan lebih awet dibandingkan dengan permanen.
“Bronjong lebih awet, tapi kalau debit airnya deras, lama kelamaan memang pasti akan rusak juga,” jelas Rachman.
Untuk itu, lanjut Rachman, pemberonjongan tetap sifatnya hanya sementara, karena nantinya akan dilakukan permanen.
“Karena anggaran tahun 2020 tidak ada, maka di anggaran perubahan bisa dianggarkan tetapi yang sifatnya ringan dahulu. Baru mungkin di 2021 baru pekerjaan permanennya,” katanya. Sebelumnya, Kasi Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Eman Sulaeman mengatakan, kerugian struktural dari jebolnya tanggul pada sungai tersebut mencapai sekitar ratusan juta. Guna mengantisipasi agar banjir tidak kembali lagi terjadi pihaknya beserta dinas terkait melakukan perbaikan sementara di tanggul sungai Cikenanga. (ghofar)







































































































Discussion about this post