KESAMBI, (FC).– Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon berganti kepemimpinan. Budi Arief Wibisono yang semula menjabat sebagai Pengawasan Bank II menggantikan M. Lutfi sebagai Kepala Kantor OJK Cirebon yang baru. Sementara untuk M. Lutfi sendiri bertugas menggantikan Budi Arief Wibsono sebagai Pengawasan bank II, Kamis (23/1).
Pelantikan dan serah terima jabatan yang dipimpin langsung oleh Anggota Dewan Komisioner OJK Ahmad Hidayat ini dihadiri oleh Jajaran Forkopimda Kota Cirebon dan juga Forkopimda Kabupaten Cirebon.
Ahmad Hidayat memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon karena telah mampu mengendalikan inflasi dibawah Pemerintahan Republik Indonesia. Inflasi untuk Kota Cirebon sendiri berada pada angka 2 persen, sementara untuk Inflasi Pemerintah Republik Indonesia diangka 2,72 persen.
“Ini merupakan sebuah prestasi yang baik bagi Kota Cirebon karena mampu mengendalikan Inflasi, namun demikian pemerintah juga harus tetap waspada jangan terlalu terlena dengan angka tersebut,” ujar Ahmad dalam memberikan sambutan di sela acara pelantikan dan serah terima jabatan Kepala OJK Cirebon.
Ahmad juga berpesan kepada Kepala OJK yang baru untuk selalu bersinergi dengan pemerintah daerah, demi terwujudnya sektor jasa keuangan yang berdaya saing dan berperan optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas.
Ditempat yang sama, Walikota Cirebon Nashrudin Azis mengatakan, OJK saat ini menjadi garda terdepan dalam perlindungan keuangan masyarakat dari ancaman penipuan berkedok investasi.
Azis optimistis OJK Cirebon dibawah kepemimpinan Budi Arief Wibisono bisa meneruskan perjuangan kepala sebelumnya dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat di sektor jasa keuangan.
“Seperti kita tahu bersama di wilayah Ciayumajakuning sering sekali ditemukan berbagai kasus tawaran investasi bodong,” ungkap Azis.
Pada kesempatan tersebut, Azis mengucapkan terima kasih kepada Kepala OJK Cirebon M. Lutfi yang selama ini terus memberikan dorongan dan motivasi kepada Pemda Kota Cirebon dan Pemda di sekitar untuk melakukan percepatan pembangunan.
“Harapannya sinergitas Pemda dan OJK terus berlanjut sehingga kami semakin siap menghadapi berbagai macam perubahan,” tuturnya.
Sementara itu Kepala OJK Cirebon, M. Lutfi yang jabatannya telah diserah terimakan berpesan kepada Kepala OJK Cirebon yang baru agar selalu bersinergi dengan berbagai pihak tak terkecuali dengan insan pers.
Dirinya juga berharap kepada Budi Arief yang usianya lebih muda darinya bisa lebih energik lagi, karena kolaborasi dengan media suatu hal yang tidak bisa dihindari.
“Beliau (Budi) ini lebih muda 5 Tahun dari saya, jadi energi-nya pasti lebih banyak, maka diharapkan kerjasama dengan rekan-rekan media bisa lebih ditingkatkan lagi,” pesan Lutfi.
Kepala OJK Cirebon yang baru, Budi Arief Wibisono menegaskan, fokus OJK Cirebon kedepan masih tetap melakukan perlindungan kepada masyarakat terhadap potensi dan ancaman investasi ilegal, selain menjalankan fungsi pengawasan bank dan jasa keuangan.
“Tahun 2020 kami akan mulai melakukan edukasi keuangan dengan menggandeng berbagai pihak termasuk Kejaksaan Negeri (Kejari),” tandas Budi. (Muslimin)







































































































Discussion about this post