KAB. CIREBON, (FC).- Menambah pemasukan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor unggas, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon membangun rumah potong hewan umum (RPHU).
Menurut Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, H Khanafi, hadinya industri besar di Kabupaten Cirebon masih minim sumbangsih untuk Pemkab. Sebut saja mulai dari Porkpan, New Hope, dan Sidoagung. Ketiganya, bergerak di bidang pakan ternak. Namun sumbangsihnya, sejauh ini belum terlihat.
“Saat ini, kita tengah mendorong agar Pemkab ada penambahan PAD. Di legislatif, Komisi II terus berupaya meningkatkan PAD. Salah satunya, dari sektor unggas. Melalui RPHU,” kata Khanafi, Senin (17/8).
Pemkab sendiri, aku dia, sebenarnya sudah memiliki RPHU. Namun hasil kunjungan DPRD, PAD dari sektor tersebut masih sangat minim.
“Kita fokus ingin membangun RPHU di Kabupaten Cirebon. Tapi, hadirnya industri besar di Kabupaten Cirebon belum memberikan sumbangsih. Kita tekan, biar mereka bisa memberikan sumbangsih,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon ini.
Ia mengaku, belum lama ini pun, Komisi II menggelar rapat kerja bersama ketiga perusahaan di atas, serta dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Cirebon. Dihadirkannya pihak industri, sebagai ajang dengar pendapat. Seberapa besar peran industri di Kabupaten Cirebon ketika dituntut menyumbangkan PAD untuk daerah.
“Bahan kita mengukur keseriusan industri,” katanya.
Sementara itu, Manager HRD Porkpan, Jayidi membenarkan, perusahaannya bergerak di bidang peternakan. Yakni pakan ternak. Hanya saja, untuk pemotongan, tidak di Cirebon. Adanya di Salatiga dan Tanggerang. Pihaknya memang, sejak 2014 lalu sudah mengupayakan membangun RPH. Untuk internal.
“Tapi terkendala oleh RTRW. Akhirnya, ditempatkan di daerah lain, di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah,” katanya.
Hal serupa juga diakui Legal Hukum New Hope, Yudi Pangestu. Menurutnya, tidak bisa memastikan akan mendukung atau tidak. Bukan ranahnya, memberikan jaminan. “Tapi tidak menutup kemungkinan, kalau memang sampai ada keuntungan kedua belah pihak, kami siap,” katanya.
Sementara itu, Sekdis Pertanian Kabupaten Cirebon, Wasman mengapresiasi legislatif memunculkan wacana peningkatan PAD dari sektor unggas ini. “Soal RPHU kita sempat memfasilitasi perusahaan untuk mencari lokasi. Persoalannya ternyata masalah zonasi. Kalau ada upaya, ya kita dukung,” katanya. (Suhanan)













































































































Discussion about this post