KAB. CIREBON, (FC).- Pelaksanaan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19 telah diberlakukan sejak awal tahun ajaran baru 2020/2021. Namun pada prakteknya, dianggap telah memberatkan wali murid, sebab mereka terpaksa harus banyak pengeluaran.
Keluhan para wali murid tersebut, disampaikan kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon, Hj Ismiyatul Fatihiyah Yusuf. Menurutnya, wabah Covid-19, benar-benar meluluhlantahkan perekonomian. Tak hanya bagi mereka wali murid tingkat ekonomi kelas bawah, termasuk kalangan ekonomi menengah atas pun terkena imbas.
“Mereka para wali murid mengeluh, PJJ cukup memberatkan. Banyak pengeluaran. Terutama untuk beli kuotanya,” kata Ismi, Senin (17/8).
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon ini melanjutkan, banyak juga masyarakat yang malu mendaftarkan sekolah, lantaran tidak memiliki android.
“Beberapa keluhan, murid malu untuk bersekolah, karena tidak punya hp android,” kata Ismi.
Meski demikian, kata dia, PJJ menjadi solusi terbaik yang bisa dilakukan saat ini. Tidak ada yang siap menghadapi pandemi ini, meski memberatkan tetap dilakukan. Kekhawatirannya sekolah menjadi klaster baru Covid-19.
Sementara itu, Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H Amin menjelaskan, PJJ menjadi solusi terbaik yang bisa dilakukan saat pandemi Covid-19 sekarang ini. Pemerintah mengambil solusi, paling aman. Demi berlangsungnya kegiatan belajar.
“Disdik Kabupaten Cirebon sendiri, tidak terfokus pada PJJ daring. Namun juga memberikan tugas melalui lembar kerja. Satu pelajaran, satu lembar. Ada dua belas mata pelajaran. Dibagikan kepada siswa. Minggu ganjil dibagikan, minggu genapnya dikembalikan,” kata Amin.
Prosesnya, siswa datang langsung ke sekolah. Tidak harus memakai seragam. Dan datangnya, tidak perlu setiap hari. Namun, mereka datang, hanya untuk mengambil dan menyerahkan tugas yang sudah disiapkan. Jadi, tidak daring seratus persen.













































































































Discussion about this post