
“Bisa kita lihat perkembangan ekonomi dan pembangunan Wilayah 3 Cirebon dengan wilayah Jabar lainnya bagaimana? Apakah wilayah sekitar Cirebon maju atas perhatian Pemprov Jabar,” ucapnya.
Padahal, lanjut Ekky, tetap saja pada posisinya Wilayah 3 Cirebon berada pada peringkat mendekati terakhir, hal ini sudah berlangsung sejak dahulu. Jadi dari pada berdiam diri pada level yang sama, lebih baik bekerja atas nama sendiri dengan menjadi Provinsi Cirebon.
“Sebenarnya, wacana Provinsi Cirebon lebih dulu digaungkan dari Banten. Wilayah Bogor dan Bekasi juga saat ini menginginkan pisah dari Jawa Barat,” ungkapnya.
Ekky menilai, saat ini kuncinya ada di wapres, karena wapres yang membidangi moratorium pemekaran daerah. Karena itu untuk lebih realistisnya, usaha ditempuh harus menuju kesana.
Menurut pandangannya, kekhawatiran terkait terjadinya keteteran, bagi daerah wilayah baru seperti Banten, hal itu adalah hal yang wajar. Namanya juga baru, semua membutuhkan proses harus dijalani dulu sambil memperbaiki kekurangan-kekurangan.
“Kedepan, kita harus mengumpulkan steakholder, anak-anak putra daerah menjadi satu persepsi. Kita harus belajar dari Provinsi Banten yang gigih berjuang untuk daerahnya,” pungkasnya. (gus)















































































































Discussion about this post