KOTA CIREBON, (FC).- Pria berusia lanjut yang berprofesi sebagai tukang becak, mendadak meninggal dunia, ketika sedang mengayuh becaknya di sekitar lampu merah Kejaksan atau Tugu Pensil, pada Selasa malam sekitar pukul 20.15 WIB (10/3/2026).
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto membeberkan, petugas yang menerima laporan t segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan dari para saksi di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut bermula ketika seorang penumpang becak yang diketahui merupakan seorang WNA, hendak menuju Stasiun Kejaksan untuk melanjutkan perjalanannya.
Namun tiba-tiba WNA tersebut merasakan becak yang ditumpanginya berhenti secara mendadak di Jalan Siliwangi tepatnya di depan Tugu Pensil. Lantas penumpang tersebut menoleh ke belakang dan melihat pengemudi beca telah terjatuh dari kendaraannya dan tergeletak di badan jalan.
“Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kemudian segera melakukan pengecekan terhadap korban berinisial T (71) warga Kecamatan Kaliwedi Kabupaten Cirebon, serta melakukan pemeriksaan awal guna memastikan kondisi korban sekaligus melakukan pengumpulan informasi dari para saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian,” ucap Kasi Humas.
Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh dari penumpang becak, korban sebelumnya menjemput penumpang di kawasan Jalan Bahagia dan kemudian mengayuh becak menuju Stasiun Kejaksan. Namun ketika perjalanan sampai di kawasan Jalan Siliwangi kendaraan tersebut berhenti mendadak sebelum akhirnya diketahui korban telah terjatuh dari becak.
Petugas kepolisian selanjutnya melakukan pendataan terhadap saksi yang berada di lokasi kejadian yakni Sakon Murauka (71), laki-laki, yang merupakan penumpang beca tersebut, serta Tarsijo (63), laki-laki, warga Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.
“Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan di lokasi kejadian tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, namun petugas menemukan luka kecil pada bagian tulang pipi kanan dan kiri yang diduga akibat benturan dengan permukaan aspal setelah korban terjatuh dari beca yang dikayuhnya,” ungkap Kasi Humas.
Setelah proses identifikasi awal dilakukan, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Gunung Jati Kota Cirebon untuk dilakukan penanganan lebih lanjut serta memastikan kondisi korban secara medis.
Selain melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, petugas kepolisian juga segera menghubungi pihak keluarga korban untuk memberitahukan kejadian tersebut sekaligus melakukan koordinasi terkait penanganan selanjutnya.
“Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian darurat atau peristiwa yang membutuhkan penanganan cepat dengan menghubungi Layanan Polisi 110, sehingga setiap laporan dari masyarakat dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas kepolisian di lapangan,” tutupnya. (Agus)










































































































Discussion about this post