KAB. CIREBON, (FC).- Usai melaksanakan Upacara peringatan HUT RI Ke 75, Polresta Cirebon langsung memberikan bantuan Kaki Palsu kepada penyandang Difabel warga Kabupaten Cirebon.
Kegiatan pemberian bantuan Kaki Palsu ini dilaksanakan di halaman Mapolresta Cirebon, Senin (17/8). Sedikitnya, 10 orang penyandang difabel di Kabupaten Cirebon mendapatkan bantuan tersebut yang diserahkan langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol M. Syahduddi.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol M. Syahduddi mengatakan, pada HUT RI ke-75 ini, pihaknya mendapatkan donasi kaki palsu. Hal ini merupakan kerjasama antara Polresta Cirebon dengan Kick Andy Foundation.
“Kaki palsu diberikan agar penyandang difabel dapat menjalani aktivitas normal seperti sedia kala, termasuk mencari nafkah bagi keluarga dan bersosialisasi dengan lingkungan,” ujar Kapolresta kepada FC.
Syahduddi menjelaskan, penyandang disabilitas memiliki hak untuk merdeka dari keterbatasan, oleh karenanya, bersama Kick Andy Foundation, Polresta Cirebon mendonasikan kaki palsu.
“Kami berusaha mewujudkan kehidupan yang merdeka bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas agar bisa beraktifitas kembali seperti sedia kala. Untuk itu, di Hari Kemerdekaan ini kami mewujudkan semua itu,” ungkap Kapolresta.
Dirinya berharap, pemberian kaki palsu dapat meningkatkan kemandirian bagi penyandang disabilitas serta menjaga produktivitas untuk berkarya di tengah masyarakat dan keluarganya.
Sementara itu, Hartono (54) warga Desa Budur Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon yang mendapatkan bantuan kaki palsu mengungkapkan, Ia kehilangan kaki kanannya sejak kelas 4 SD.
Oleh karena itu dirinya merasa gembira, karena aktivitas sehari-hari tidak bergantung lagi pada tongkatnya.
“Alhamdulillah sekarang sudah tidak pakai tongkat lagi, sudah puluhan tahun saya pakai tongkat,” tutur Hartono.
Pria yang berprofesi sebagai penjua nasi goreng ini mengatakan, ia kehilangan kaki kanannya akibat mesin penggiling padi.
Dirinya sudah mencoba dan berusaha untuk membeli kaki palsu namun, karena keterbatasan ekonomi, sampai saat ini hal tersebut belum bisa terpenuhi.
“Saya sudah pernah coba cari (kaki palsu), tapi karena harganya mahal sekitar 3 Juta Rupiah saya tidak punya uang jadi belum bisa beli,” pungkas Hartono. (Muslimin).












































































































Discussion about this post