KOTA CIREBON.- Menjelang perayaan Natal 2025, Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota memperketat pengamanan di puluhan gereja yang berada di wilayah hukumnya. Langkah ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan ibadah Natal berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
Pengamanan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan sterilisasi oleh Tim Gegana Polda Jawa Barat untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah Natal.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, mengatakan bahwa pengamanan gereja merupakan bagian dari Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 yang digelar secara terpadu di wilayah Kota Cirebon.
“Pengamanan ini kami lakukan untuk memastikan saudara-saudara kita yang beragama Nasrani dapat melaksanakan ibadah Natal dengan aman dan nyaman,” ujar AKBP Eko Iskandar saat ditemui di Gereja Bunda Maria, Kota Cirebon, Rabu (24/12/25).
Ia menjelaskan, terdapat 46 gereja yang menjadi fokus pengamanan Polres Cirebon Kota. Sebanyak 450 personel dikerahkan dalam Operasi Nataru 2025, dengan sekitar 75 persen kekuatan difokuskan pada pengamanan gereja saat malam Natal.
“Setiap gereja dijaga oleh 5 hingga 10 personel, disesuaikan dengan jumlah jemaat yang melaksanakan ibadah,” jelasnya.
Selain pengamanan, Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga toleransi antarumat beragama serta bersama-sama menciptakan situasi keamanan dan ketertiban, khususnya di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat pada masa libur akhir tahun.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk saling menghormati saudara-saudara kita yang sedang beribadah Natal. Mari bersama menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas agar perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman dan kondusif,” tuturnya.
Sementara itu, Romo Gereja Bunda Maria Cirebon, Hilman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Cirebon Kota beserta jajaran atas pengamanan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari Kapolres Cirebon Kota dan jajarannya. Sterilisasi oleh Tim Gegana juga telah dilakukan sehingga kami merasa lebih tenang dan aman,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Gereja Bunda Maria Cirebon diperkirakan akan dihadiri sekitar 4.000 jemaat dalam rangkaian ibadah Natal yang dilaksanakan sebanyak tiga kali, yakni pada pukul 15.30 WIB, 18.00 WIB, dan 20.30 WIB. (Agus)











































































































Discussion about this post