KAB. CIREBON, (FC) — Tim SAR gabungan akhirnya menemukan satu dari dua pelajar yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Cisanggarung, Desa Waled Desa, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Kamis malam (23/4) sekitar pukul 21.30 WIB.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, mengambang sekitar 100 meter dari titik awal dilaporkan tenggelam.
Penemuan korban bermula dari kecurigaan warga yang tengah melakukan pemantauan di sekitar lokasi.
Saksi mata, Wana, warga Desa Serangwetan, Kecamatan Babakan, mengungkapkan bahwa awalnya warga melihat bayangan mencurigakan di permukaan air.
“Awalnya kami kira kantong plastik, tapi setelah disorot senter, terlihat seperti rambut. Dari situ kami yakin itu jasad korban,” ujarnya singkat.
Sebelum ditemukan, warga bersama tim SAR terus melakukan penyisiran dari bantaran sungai dengan bantuan penerangan senter.
Setelah posisi korban dipastikan, seorang warga sempat turun ke sungai untuk memastikan keberadaan jasad, sebelum akhirnya tim SAR tiba dan melakukan proses evakuasi.
Komandan Posal Gebang, Lettu Laut (S) Nurhayat, menegaskan bahwa proses pencarian dilakukan secara maksimal dengan melibatkan berbagai unsur dan peralatan SAR.
“Pencarian dilakukan secara maksimal hingga akhirnya satu korban berhasil ditemukan. Selanjutnya langsung kami evakuasi dan dibawa ke RSUD Waled,” jelasnya.
Korban diketahui bernama Ahmad Aditia (15), pelajar SMP PGRI Babakan asal Desa Pakusamben, Kecamatan Babakan.
Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena kondisi tebing sungai yang curam, namun berhasil dilakukan dengan bantuan warga setempat.
Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Waled untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, satu korban lainnya, Dani Hakim (15), pelajar asal Desa Kudumulya, Kecamatan Babakan, masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
“Pencarian akan dilanjutkan kembali besok pagi,” tambahnya.(Nawawi)















































































































Discussion about this post