KUNINGAN, (FC).- Komunitas pendukung Persib Bandung di Kabupaten Kuningan kini memiliki wadah baru. Bobotoh Kolot (BOBOKO) Distrik Kabupaten Kuningan resmi dideklarasikan dan kepengurusannya dilantik dalam sebuah acara yang digelar di RM Saung Gunung, Kecamatan Kramatmulya, Sabtu (6/6).
Kehadiran BOBOKO menjadi langkah untuk menghimpun para bobotoh senior dalam satu organisasi yang tidak hanya berfokus pada dukungan terhadap Persib Bandung, tetapi juga berperan aktif dalam pelestarian budaya Sunda serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Prosesi deklarasi dan pelantikan dihadiri Ketua BOBOKO Pusat, Kang Yuki, jajaran pengurus pusat, unsur Pemerintah Kabupaten Kuningan, anggota DPRD, tokoh masyarakat, serta ratusan bobotoh dari berbagai kecamatan. Dalam kesempatan tersebut, H. Deni Hamdani resmi dilantik sebagai Ketua BOBOKO Distrik Kabupaten Kuningan.
Mewakili Bupati Kuningan, Plt Kepala Disporapar Kuningan Aris Sutendi menyampaikan bahwa kehadiran BOBOKO memberikan warna baru dalam dinamika organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Kuningan.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang selama ini tumbuh di kalangan bobotoh dapat menjadi modal sosial yang kuat untuk mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan dan pembangunan daerah.
“BOBOKO diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpul para pendukung Persib, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, budaya, dan kemanusiaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BOBOKO Pusat Kang Yuki menegaskan organisasi yang dirintis sejak 2024 tersebut dibentuk untuk menjaga nilai-nilai budaya Sunda sekaligus mempererat persaudaraan antarbobotoh lintas generasi.
Menurutnya, para bobotoh senior memiliki pengalaman panjang dalam mendukung Persib dan dapat menjadi teladan bagi generasi muda dalam menjaga sportivitas, persatuan, serta kecintaan terhadap budaya daerah.
“BOBOKO bukan sekadar komunitas suporter. Kami ingin menjadikannya rumah bersama yang mengedepankan silaturahmi, pelestarian budaya, dan kepedulian sosial,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran BOBOKO tidak dimaksudkan untuk membedakan atau memisahkan diri dari komunitas suporter lainnya. Sebaliknya, organisasi tersebut hadir untuk memperkuat hubungan dan menjaga kekompakan seluruh keluarga besar bobotoh.
Dengan terbentuknya BOBOKO Distrik Kabupaten Kuningan, para pengurus berkomitmen menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat, mulai dari kegiatan sosial, pelestarian budaya Sunda, olahraga, hingga aksi kemanusiaan.
Deklarasi ini sekaligus menambah jaringan BOBOKO di berbagai daerah. Kuningan diharapkan menjadi salah satu distrik yang aktif serta mampu menunjukkan bahwa kecintaan terhadap Persib dapat diwujudkan melalui kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. (Angga)








































































































Discussion about this post