KOTA CIREBON, (FC)– Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon dinilai perlu segera digelar guna memperkuat soliditas serta menyatukan kembali peran alumni dalam mendukung kemajuan kampus dan pembangunan daerah.
Pasalnya, Surat Keputusan (SK) kepengurusan periode 2021-2025 sudah habis sejak November tahun lalu. Tentu, alasan perpanjangan kepengurusan tidak berdasar dan cenderung mengada-ngada tanpa adanya dampak nyata bagi alumni oleh Rektor UGJ. Kecuali, dalam kondisi darurat atau ada program yang masih akan digelar oleh pengurus ikatan alumni.
Alumni Fakultas Hukum UGJ Cirebon, Fery Ramadhan SH mengatakan, bahwa Mubes merupakan forum tertinggi dalam organisasi alumni yang memiliki peran penting dalam menentukan arah kepengurusan dan program kerja ke depan. Oleh karena itu, pelaksanaannya tidak boleh di tunda-tunda, apalagi tidak jelas alasannya.
“SK sudah habis sejak tahun lalu, terus diperpanjang tanpa alasan yang jelas. Kecuali dalam kondisi darurat atau ada program kerja yang sangat perlu digelar dan berdampak langsung pada alumni dan kampus. Nah, ini kan tidak ada apa-apa malah Rektor memperpanjang SK kepengurusan. Padahal periode sebelumnya ketika SK habis, Rektor melalui Wakil Rektor 3 langsung mengambil alih untuk digelar Mubes. Nah, ini tidak. Kan wajar kita pertanyakan maksudnya apa ini,” tegasnya, Kamis (23/4).
Menurut Fery, keberadaan Ikatan Alumni UGJ memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi nyata, baik bagi almamater maupun bagi masyarakat luas, khususnya di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Ia menambahkan, selama ini banyak alumni UGJ yang telah berkiprah di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan baik eksekutif maupun legislatif, pendidikan, dunia usaha hingga organisasi kemasyarakatan. Namun potensi tersebut belum sepenuhnya terkoordinasi dengan baik karena belum adanya forum besar yang menyatukan seluruh alumni.
“Mubes sangat penting untuk menyegarkan kepengurusan dan menyusun program kerja yang lebih jelas. Dengan adanya kepengurusan yang definitif, Ikatan Alumni UGJ bisa lebih aktif dan berkontribusi nyata bagi kampus maupun daerah,” kata Fery.
Selain itu, Fery juga menilai bahwa momentum Mubes dapat menjadi ajang silaturahmi seluruh alumni lintas fakultas dan lintas angkatan, sehingga hubungan kekeluargaan tetap terjaga.
Ia mendesak agar Rektor dapat segera mengambil langkah untuk mempersiapkan pelaksanaan Mubes, agar organisasi alumni dapat berjalan lebih tertib dan memiliki arah yang jelas.
“Kami berharap Rektor bisa segera mengambil keputusan untuk menggelar Mubes Ikatan Alumni UGJ, supaya alumni bisa kembali solid dan memiliki wadah yang kuat untuk bersama-sama membangun almamater serta memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Agus)










































































































Discussion about this post