KAB. CIREBON, (FC).- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon mengandeng kerjasama dengan Rumah Sakit (RS) Jantung Hasna Medika Palimanan dalam program Kampung Darah dan pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) demi maksimalkan Kesehatan Masyarakat (Kesmas).
Kerjasama berkolaborasi ini juga akan dilakukan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon melalui kegiatan edukasi dan promotif terhadap desa-desa binaan di sekitar RS. Hasna Medika Palimanan.
Baca juga: Desa Tanjunganom Menuju Kampung Donor Darah Pertama di Kab. Cirebon
Ketua PMI Kabupaten Cirebon, Hj. Rd Sri Heviyana, menuturkan bahwa Kampung Donor Darah sendiri hanyalah sebuah pengikat dari program yang telah berjalan yaitu KDD.
Kampung Donor Darah dimaksimalkan bersama RS Hasna Medika melalui program desa binaan.
“Kita sudah berjalan, KDD ini hanya kan ini perkeluarga, nantinya akan diikat satu wilayah tersebut yaitu Kepuh, Pasaleman, kemudian Palimanan agar sekampung itu rutin mendonorkan darah dalam jangka waktu 3 bulan sekali,” kata Heviyana, Kamis (4/2).
PMI Kabupaten Cirebon menargetkan 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon menjadi sasaran program Kampung Donor Darah Kampung Donor Darah.
Baca juga: Pemkab Apresiasi Program Kampung Donor untuk Tingkatkan Stok Darah
Pastinya, sasaran program dicapai guna memaksimalkan stok darah yang ada.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RS Hasna Medika Dr. Pradith Teguh Wijanarko, menuturkan program desa binaan, serta kegiatan edukasi dan promotif juga Prolanis pun telah berjalan lama.
Sehingga, adanya kerjasama dengan PMI akan memperkuat program yang sudah berjalan.
“Kita sudah lama mengerjakan ini, dan sebelum Pandemi Covid-19, setidaanya terdapat 100-150 peserta desa binaan dan prolanis ini,” tutur Dr. Pradith.
Akibat Pandemi Covid-19, peserta dikurangi menjadi 60 peserta. Dokter yang biasanya dihadirkan di lokasi langsung, kini harus melaksanakan pembinaan secara virtual atau daring.
“Nanti akan ada layar, dan penyampaian materi-materi melalui zoom meeting atau aplikasi lainnya,”ujarnya.
Untuk kerjasama kolaborasi bersama PMI, dibeberkan Dr. Pradith, akan dilangsungkan di Palimanan.
Karenanya, kolaborasi ini merupakan kesempatan baik bagi kedua belah pihak dapam memperbaiki masalah kesehatan di masyarakat Kabupaten Cirebon.
“Ya, sisi positif dari Pandemi Covid-19 saat ini adalah, maksimalnya perhatian kepada kesehata. Mulai dari kolaborasi hulu ke hilir, dari segi obat-obatan, kemudian adanya pembebasan pajak, koordinasi supplier, pemaksimalan dari Dinkes, dan seluruh stake holder,” pungkasnya. (Sarrah)













































































































Discussion about this post