KAB. CIREBON, (FC).- Dalam rangka memperingati Dirgahayu Kemerdekaan ke 75 Tahun Republik Indonesia, Warung Kopi Manis (WKM) menggelar Kompetisi sepak bola kampung.
Dengan memperebutkan hadiah utama berupa Kambing, kompetisi ini diikuti oleh 8 tim, yakni Ikatan Karang Taruna (Ikatar FC), Pecinta Seruput Kopi (PSK FC), D3 KTU UMC FC, Wartawan FC, Pejambon FC, Jambe FC, dan RM Puri Taman Sari FC.
Kompetisi sepak bola kampung era tahun 90 an ini di gelar selama dua hari, 15 dan 16 Agustus 2020 dan di laksanakan di lapangan sepak bola mini Warung Kopi Manis, Desa Kecomberan Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.
Pemilik Warung Kopi Manis Anton Octavianto mengatakan, Sepak bola kampung ini mengadopsi sistem permainan yang apa adanya.
Seperti yang sering kita jumpai ketika berada di sebuah kampung, permainan sepak bola yang tidak menggunakan alas kaki (nyeker) tanpa goal keeper dan bebas melakukan pergantian pemain.
Peserta melakukan adu strategi dan berebut memasukan bola ke dalam gawang yang berukuran kecil dengan kondisi lapangan yang becek dan berlumpur.
“Satu tim sepak bola di isi 7 orang pemain, 4 pemain ini dan 3 pemain cadangan,” ujar Anton kepada FC usai memberikan hadiah kepada juara kompetisi, Minggu (16/8).














































































































Discussion about this post