KOTA CIREBON, (FC).- Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Kota Cirebon masih sepi peminat.
Pendaftaran dibuka Hari Rabu (14/4) hingga akhir bulan ini, tercatat dari data Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPKUKM) baru ratusan berkas yang masuk.
Padahal pada pendaftaran online jumlahnya sudah mencapai ribuan pendaftar. “Yang dipendaftaran online ada seribu lebih, tapi fisik yang diserahkan ke kantor kami masih dibawah 500,” kata Kepala DPKUKM Kota Cirebon Maharani Dewi kepada FC, Senin (19/4).
Meski sudah mendaftar secara online lanjut Maharani, pengusul tetap melampirkan persyaratan fisik.
Berkas tersebut terdiri dari Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan, foto usaha dan persyaratan lainnya.
“Syarat fisik tetap harus ada. Selain sebagai data juga sebagai bukti sudah mengajukan,” jelasnya.
Baca Juga: Pendaftaran Dibuka, Ini Syaratnya untuk Dapat BLT BPUM Rp1,2 Juta
Maharani menegaskan, pendaftaran ditutup sampai 30 April 2021. Setelah itu data akan diverifikasi oleh pemerintah pusat. Prediksi penyaluran BPUM setelah lebaran.
Mekanisme pencairan masih sama dengan tahun lalu. Perbedaan nilai bantuan semula sebesar Rp2,4 Juta, pada tahun ini hanya Rp1,2 Juta.
Penyaluran nantinya akan diserahkan ke Bank BRI. Bank tersebut yang akan mengatur dimana masyarakat bisa mencairkan BPUM.
“Kami hanya mendata. Kalau yang memutuskan nanti dari Kementerian Koperasi dan UKM,” pungkasnya. (Agus)














































































































Discussion about this post