KOTA CIREBON, (FC).- HIV AIDS masih merupakan musuh besar kesehatan baik di dunia maupun di Indonesia. Target terpenting yang harus dicapai dalam pencegahan dan pengendalian HIV AIDS adalah mewujudkan three zeroes pada tahun 2030.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati, pada rapat koordinasi Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) se-Jawa Barat secara virtual, Senin (28/12).
Eti menjelaskan, three zeroes pada tahun 2030 yaitu tidak ada lagi infeksi baru HIV, tidak ada lagi kematian akibat AIDS, dan tidak ada lagi stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV AIDS.
Pemerintahan berupaya meningkatkan pencegahan HIV AIDS yang lebih intensif secara terpadu, termasuk peningkatan akses masyarakat pada tes dan pengobatan HIV serta informasi yang dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat.
“Pencegahan dan pengendalian HIV AIDS hanya mungkin akan berhasil jika mendapat dukungan dari seluruh jajaran pemerintah di pusat maupun di daerah serta peran serta dari segenap lapisan masyarakat termasuk kalangan swasta dan dunia usaha,” jelasnya.
Dia menambahkan, dukungan dan peran serta sangat diperlukan dalam bentuk dukungan sumber daya manusia, peningkatan akses masyarakat pada layanan HIV dan penyebarluasan informasi melalui sosialisasi dan penyuluhan.
“Kita semua berharap, agar komitmen, komunikasi, koordinasi dan kolaborasi diantara segenap pemangku kepentingan dalam pencegahan dan pengendalian HIV AIDS dan penyakit menular lainnya semakin kuat dan nyata,” terangnya.
Eti menginformasikan, dari data Dinas Kesehatan Provinsi Jabar mencatat kumulatif kasus HIV hingga Bulan September tahun 2020 terdapat sebanyak 48.219 Kasus. Kemudian 11.462 kasus AIDS dari seluruh Kabupaten/Kota di wilayah Jabar.
Sedangkan secara kumulatif, data kasus yang ditemukan di Kota Cirebon hingga Oktober 2020 tercatat sebanyak 1.582 orang.
“Tentunya perlu kolaborasi seluruh pihak, Insya Allah kalau semua bekerja sama target zero HIV/AIDS di Jawa Barat akan tercapai,” tandasnya. (gus)















































































































Discussion about this post