KAB.CIREBON, (FC).- Kecelakaan maut terjadi di jalur Arjawinangun-Palimanan, tepatnya di Desa Jungjang, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Selasa (9/6) sekitar pukul 16.00 WIB.
Sebuah truk Mitsubishi Fuso tronton menabrak warung di tepi jalan hingga mengakibatkan pemilik warung tewas di lokasi kejadian.
Korban diketahui berinisial K.W (58), warga Desa Citikur, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan. Saat peristiwa terjadi, korban berada di warung miliknya yang berada di pinggir jalan.
Selain menewaskan satu orang, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan dua warga lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Arjawinangun.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, truk Mitsubishi Fuso tronton bernomor polisi B-9485-FO melaju dari arah Arjawinangun menuju Palimanan. Namun saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan diduga hilang kendali hingga oleng ke kiri dan menghantam bangunan warung.
Kasatlantas Polresta Cirebon AKP Yudha Satyo Rahardjo mengatakan, petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan penyelidikan awal.
“Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, mengevakuasi korban, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kepadatan akibat kecelakaan tersebut,” ujarnya.
Dua korban luka diketahui masing-masing berinisial A.S (49), warga Desa Bayalangu Lor, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, dan T (30), warga Desa Jungjang Wetan, Kecamatan Arjawinangun.
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan itu juga menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan warung dan bagian depan kendaraan truk. Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan terkait nilai kerugian materi yang ditimbulkan.
Sementara itu, pengemudi truk diketahui berinisial R.D.S (25), warga Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan. Pengemudi telah dimintai keterangan untuk kepentingan penyelidikan.
Kasus kecelakaan tersebut saat ini masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon. Polisi masih mendalami penyebab pasti insiden, termasuk kemungkinan adanya faktor kelalaian pengemudi maupun kondisi teknis kendaraan. (Johan)













































































































Discussion about this post