KOTA CIREBON, (FC).- Kurang memuaskannya vaksinasi Covid-19 bagi lansia pada Bulan Ramadan lalu, membuat Pemkot Cirebon tancap gas.
Usai libur Idulfitri 1442 H, vaksinasi terhadap lansia ini langsung dilaksanakan kembali.
Jumlah vial vaksin juga mendapatkan penambahan sebanyak 1.860 vial pada 10 Mei 2021 lalu, jumlah ini bisa untuk 9.300 sasaran.
Sekretaris Dinas Kesehatan Katibi kepada FC, Minggu (23/5) menyampaikan, jadwal pemberian vaksin ini hanya libur selama empat hari saja, terhitung 12 Mei hingga 16 Mei, kemudian 17 Mei jadwal vaksinasi dilaksanakan kembali.
Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada anggota keluarga yang terdapat lansia di dalamnya agar bisa memotivasi sehingga bersedia untuk divaksin.
āPeran keluarga signifikan untuk memberikan motivasi, misalnya anak memotivasi orang tuanya yang sudah berusia lanjut,ā ujarnya.
Selain itu, petugas vaksin juga melakukan jemput bola terhadap lansia yang akan divaksin, diantaranya dengan melaksanakan vaksinasi di pos-pos pelayanan di tiap RW.
āKarena lansia kadang gerakannya terbatas, mereka biasa ada di rumah, sehingga kita dekatkan pelayanan di tiap RW,ā ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Surveilans Imunisasi Bastijan, S.K menyebutkan, dari total 1.860 vial vaksin yang telah dikirim pada 10 Mei lalu sebetulnya masih kurang.
Meski dari jumlah tersebut hingga saat ini vaksinnya belum habis, namun mengingat Kota Cirebon terus mengupayakan vaksinasi bagi lansia ini sebetulnya jumlah itu masih kurang.
“Dalam satu hari, vaksinasi di Kota Cirebon bisa dilakukan di lebih 10 titik. Selain lansia, saat ini vaksinasi juga dilakukan kepada tenaga pendidik SMA untuk pemberian yang kedua,ā tandasnya.
Untuk diketahui, berdasarkan data vaksinasi di Dinkes Kota Cirebon per Kamis, 20 Mei 2021, tenaga kesehatan dengan total 4.886 sasaran, pada vaksinasi ke 1 sudah 3.757 jiwa yang divaksin atau tercapai 76,89 persen dan tunda 231 jiwa atau 4,73 persen.
Pada vaksinasi ke 2 terdapat 3.423 jiwa atau 70,06 persen dan tunda 9 jiwa atau 0,18 persen.
Untuk petugas publik terdapat 24.620 sasaran, pada vaksinasi ke 1 terdapat 29.306 jiwa atau 119,03 persen dan tunda 661 jiwa atau 2,68 persen, pada vaksinasi ke 2 terdapat 23.399 jiwa atau 95,04 persen dan tunda 54 jiwa atau 0,22 persen.
Untuk lansia terdapat 34.812 sasaran, pada vaksinasi ke 1 terdapat 7.952 jiwa atau 22,84 persen dan tunda 174 jiwa atau 0,50 persen, pada vaksinasi ke 2 terdapat 3.266 jiwa atau 9,38 persen dan tunda 5 jiwa atau 0,01 persen. (Agus)








































































































Discussion about this post