KAB. CIREBON – Siswa dan siswi SMPN 1 Ciledug tumpahkan jiwa kreativitas dan potensi yang dimilikinya dalam kegiatan Pekan Kreativitas Siswa (PKS), di halaman SMPN 1 Ciledug, Selasa (10/3) pagi.
Kegiatan PKS ini dilaksanakan selama 5 hari, dari mulai hari ini, Selasa tanggal 10 Maret sampai dengan hari Sabtu tanggal 14 Maret 2020 mendatang.
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan, Nana mengatakan, kegiatan PKS diselenggarakan untuk mengisi kegiatan jeda semester, dan menjaring bakat dan bibit siswa dalam persiapan menghadapi berbagai even di tingkat kabupaten.
“Alhamdulillah di waktu jeda semester genap, SMPN 1 Ciledug selalu melaksanakan kegiatan Pekan Kreativitas Siswa, adapun jenis kegiatan yang digelar tahun ini ada 17 mata lomba,” kata Nana kepada “FC”, Selasa (10/3).
Dijelaskannya, lomba yang akan digelar diantaranya adalah lomba nyanyi pop, lomba nyanyi dangdut, nyanyi Cirebonan, desain grafis, gambar poster, story telling, membaca puis, Literasi bahasa, MTQ, pidato keagamaan, memasak, seni tari, jajanan pasar, rengking 1, Aksara Sunda dan Kaligrapi. Nana berharap dengan adanya wadah pengembangan kreativitas siswa ini nantinya bisa berkesinambungan dengan lomba-lomba yang diikuti baik ditingkat kabupaten maupun provinsi.
“Melalui kegiatan ini kita ingin pemenang-pemang disini, siswi-siswi yang muncul disini kita salurkan, kalau ada perlombaan apa seperti lomba cipta puisi atau penulisan-penulisan kita salurakan ke tingkat yang lebih tinggi, ”ujarnya.
Dengan berbagai lomba yang diselenggarakan, Nana menerangkan hal tersebut bisa semakin meningkatkan wawasan para pelajarnya serta membuat senang setelah melaksanakan ujian semester.
“Seperti misalnya lomba story telling, itu tujuannya untuk menambah kosakata anak-anak dalam Bahasa Inggris. Begitupun lomba-lomba lainnya yang memiliki manfaat masing-masing bagi anak-anak,” ucapnya.
Dijelaskannya juga, pekan kreativitas siswa ini merupakan pengganti dari classmeeting yang selama ini banyak dikenal sekolah-sekolah. Di mana pelaksanaannya menjadi salah satu kegiatan rutin setiap sekolah.
Dalam pelaksanaannya, ia mengungkapkan, pihaknya menganjurkan setiap kelas wajib memiliki perwakilan di setiap ajang lomba yang diselenggarakan.
“Jadi satu kelas wajib memiliki perwakilannya di satu lomba. Kalau mereka tidak ikut, maka akan kami kenakan denda. Dengan begitu tentunya mereka pasti akan ikut,” terangnya.
Melalui pelaksanaan ini, Nana pun berharap para siswa bisa menikmati setiap lomba yang diikuti dan bisa memunculkan sifat kreativitas. “Pada dasarnya kegiatan ini ingin mengajak anak-anak bersenang-senang. Namun tetap tidak melupakan untuk tetap terus berkreativitas di setiap saat dan kapan pun,” tandasnya. (Harun)











































































































Discussion about this post