KOTA CIREBON, (FC).- Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon melakukan terobosan terbaru, layanan jemput bola melalui Moregan Bae (Mobil Registrasi dan Layanan Buku Pelaut Online).
Layanan Moregan Bae dilaksanakan secara keliling ke berbagai lokasi di luar wilayah kerja KSOP Cirebon. Program ini menjadi solusi efektif bagi pelaut yang ingin membuat buku pelaut baru maupun memperpanjang buku pelaut yang masa berlakunya telah habis, tanpa harus datang langsung ke kantor KSOP.
Pada Rabu (16/7/2025), layanan Moregan Bae hadir di Seaman Jaya Maritime Training Center, Losari, Gebang Kulon, Kabupaten Cirebon.
Kepala KSOP Kelas II Cirebon, Ferry Anggoro Hendianto, menyampaikan program ini menjadi bagian dari komitmen KSOP Kelas II Cirebon dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.
“Kini masyarakat tidak perlu datang ke kantor untuk mengurus buku pelaut atau masa layar. Layanan ini hadir satu kali dalam sebulan dan akan terus kami kembangkan,” ujar Ferry, Kamis (17/7/2025).
Sejak diluncurkan pada 22 Oktober 2024, layanan Moregan Bae tidak hanya menekankan pada kemudahan akses, tetapi juga mengusung pendekatan yang unik.
Petugas pelayanan mengenakan kostum bertema berbeda di setiap kegiatan, seperti kostum Mario Bros, Cowboy, Minion, Barista, hingga Chucky, yang menciptakan suasana ramah dan menyenangkan bagi pengguna layanan.
Menurut Ferry, program ini sudah menyasar berbagai lembaga pendidikan dan pelatihan, seperti Seaman Jaya dan SMK Buana Bahari Cirebon.
“Ke depan, KSOP Cirebon berencana memperluas jangkauan dengan menggelar pelayanan di pusat-pusat keramaian di Kota Cirebon,” katanya.
Layanan Moregan Bae mencakup dua jenis pelayanan, yakni Pembuatan Buku Pelaut Baru dengan syarat surat Pernyataan belum memiliki buku pelaut, Surat Keterangan Praktek Laut (Prala), Surat Keterangan Sehat, BST (Basic Safety Training), dan KTP.
Kemudian ada juga layanan Perpanjangan Buku Pelaut dengan syarat membawa Buku pelaut asli, BST, dan KTP.
Ferry menegaskan, masyarakat tidak dikenakan biaya tambahan untuk layanan ini. Pengguna hanya perlu membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sesuai ketentuan yang berlaku.
Program Moregan Bae, kata Ferry, mendapat respon positif dari para pelaut dan pemilik kapal. Para pelaut merasa terbantu karena tidak perlu menempuh jarak jauh ke kantor KSOP.
Pemilik kapal juga diuntungkan karena lebih mudah mendapatkan pelaut dengan dokumen resmi. Selain itu, lembaga diklat pun merasakan manfaat karena peserta pelatihan bisa langsung mengurus buku pelaut di lokasi mereka.
“Alhamdulillah respon pelaut sangat baik. Terutama bagi pelaut baru dan mereka yang tinggal di luar wilayah kerja KSOP. Kami berharap ke depan layanan ini bisa menjangkau lebih banyak titik di wilayah Cirebon,” pungkas Ferry. (Agus)














































































































Discussion about this post