KAB. CIREBON, (FC).- Pemerintah Desa Cilengkrang, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun anggaran 2022, bertempat di Aula Kantor Kuwu Cilengkrang, Rabu (27/1).
Acara tersebut dihadiri oleh Tim Musrenbang Kecamatan Pasaleman, Pemerintah Desa, Tenaga Pendamping Desa Profesional, BPD, dan unsur masyarakat sebanyak 20 orang.
Dalam paparannya, Camat Pasaleman, R. Udin Kaenudin melalui Kasi Ekbang, Masud Susanto menuturkan, musrenbangdes merupakan tahapan perencanaan daerah untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Cirebon 2022.
Dalam Musrenbangdes ini, disampaikan program kerja atau isu strategis pemerintah Kabupaten Cirebon di tahun 2022 yang merupakan penjabaran dari visi misi Bupati Cirebon serta menyelaraskan dengan kebijakan pemerintah untuk tujuan pembangunan berkelanjutan atau dikenal Sustainable Development Goals (SDGs) yang meliputi bidang infrastruktur, ekonomi, sosial budaya, pendidikan dan kesehatan.
“Infrastruktur jalan dan air, pengelolaan lingkungan (sampah), pemberdayaan ekonomi kerakyatan, kesehatan, pendidikan, dan lainnya menjadi prioritas pemerintah kabupaten Cirebon di tahun 2022,” kata Masud.
Baca juga: Menjadi Desa Mandiri, Komisi I Kunjungi Desa Cilengkrang
Selain itu, karena dalam kondisi pandemi Covid-19, kata Mas Ud, usulan kegiatan yang sudah ditetapkan di tahun 2020 untuk tahun 2021 masih banyak yang dipending, karena pemerintah masih fokus dalam penanganan Covid-19.
“Untuk tahun 2020 sendiri banyak pembangunan infrastruktur yang ditunda, karena di realokasilan untuk penanganan Covid 19,” ujarnya.
Untuk usulan kegiatan tahun 2022 sendiri, terutama untuk Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) Kecamatan Pasaleman sebesar Rp1.792.500.000.
“Kita akan melanjutkan usulan kegiatan peningkatan jalan Cilengkrang – Tonjong, selain itu juga usulan-usulan dari desa nanti akan dibahas di Musrenbang tingkat Kecamatan,” ujarnya.
Baca juga: Warga Desa Cilengkrang Bergotong Royong Normalisasi Saluran
Sementara itu, Kuwu Cilengkrang, Joni Sapjonika melalui Sekretaris Desa, Nana Kusmanto mengatakan, untuk usulan Desa Cilengkrang sendiri lebih fokus ke mitigasi bencana banjir, peningkatan jalan dan penerangan jalan umum.
“Peningkatan tanggul di sekitar bantaran sungai Cisanggarung sangat penting, walau mungkin itu masuknya ke kewenangan BBWS Cimanuk-Cisanggarung,” katanya.
Selain itu, untuk peningkatan jalan kabupaten menuju Ciledug Wetan juga menjadi prioritas, karena sudah rusak, akibat genangan air dan imbas dari banjir.
Baca juga: BST Desa Cilengkrang Disalurkan 2 Tahap
“Walaupun sering ada pemeliharaan dari dinas terkait, tapi tidak bertahan lama, rusak lagi, harapannya bisa diperbaiki dengan baik karena jalan sudah tidak nyaman lagi untyk dilewati,” ujarnya.
Apalagi, kata Nana, desa Cilengkrang adalah desa dengan Indeks Desa Membangun (IDM) sebagai Desa Mandiri, dari bidang infrastruktur dan ekonomi harus lebih baik lagi.
“Dalam PIK ada insentif desa mandiri sebesar Rp100 juta, harapannya untuk mendukung desa Mandiri agar benar benar mandiri,” pungkasnya. (Harun)
Baca juga: Desa Cilengkrang Wujudkan Desa Mandiri dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan











































































































Discussion about this post