KOTA CIREBON, (FC).— Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Kota Cirebon terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif dan harmonis antara pengusaha, pekerja, serta pemerintah.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Cirebon, Agus Suherman, Selasa (6/10).
Menurut Agus, forum tripartit yang melibatkan unsur pemerintah, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dunia kerja serta mendorong investasi di daerah.
“Kuncinya adalah kondusifitas. Kalau suasana kerja dan usaha di Kota Cirebon kondusif, investor akan tertarik menanamkan modalnya,” ujarnya.
Agus menjelaskan, salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni dengan mendorong pembentukan LKS Bipartit di setiap perusahaan.
Keberadaan Bipartit menjadi wadah komunikasi antara pengusaha dan pekerja untuk menyampaikan aspirasi maupun menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan secara internal.
“Bipartit itu media komunikasi. Di situ bisa dibahas keluhan karyawan, juga masukan dari pengusaha. Kalau hubungan harmonis, produktivitas ikut meningkat,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa peningkatan investasi di Kota Cirebon menjadi bukti nyata dari situasi yang kondusif.
Data Disnaker mencatat, nilai investasi pada 2024 mencapai Rp3,6 Miliar, dan naik menjadi Rp3,7 Miliar lebih pada Tahun 2025.
“Dengan naiknya investasi, penyerapan tenaga kerja otomatis ikut meningkat,” jelasnya.
Tercatat hingga tahun ini terdapat sekitar 3.600 perusahaan berskala kecil, menengah, dan besar di Kota Cirebon dengan total penyerapan tenaga kerja mencapai 42 ribu orang.
Selain mendorong investasi, forum Tripartit juga berperan sebagai sarana membangun hubungan industrial Pancasila—yakni hubungan kerja yang berlandaskan nilai kebersamaan dan keadilan antara pengusaha dan pekerja.
“Apindo mendorong pengusaha agar memperhatikan kesejahteraan pekerja, dan SPSI pun mendorong pekerja untuk meningkatkan kinerja. Dari sinilah terwujud hubungan industrial Pancasila,” tambahnya.
Agus menegaskan, Disnaker bersama seluruh unsur Tripartit akan terus berkolaborasi dalam menciptakan ruang usaha yang aman dan produktif di Kota Cirebon.
“Kita ingin suasana kerja yang sejuk, kondusif, dan berkelanjutan. Karena itu menjadi kunci tumbuhnya investasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Magang/FC)
















































































































Discussion about this post