KAB. CIREBON, (FC).- Kasus raibnya Dana Desa Rp300 juta yang baru saja dicairkan oleh Eti Kaur Keuangan, Mimin Kaur Pemerintahan, Soleh Kaur Ekbang, dan Nurkasim Kepala Dusun masih belum ada titik terang. Pasalnya, dari kamera pengawas yang ada di beberapa toko di Jalan Pekiringan nampak tidak jelas.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kasubag Humas Polres Cirebon Kota, Iptu Ngatidja. Dirinya mengatakan, saat ini Polres Cirebon Kota masih melakukan penyelidikan dan juga pemeriksaan beberapa saksi serta kamera pengawas atau CCTV yang ada.
“Belum ada hasil karena CCTV tidak jelas atau burem. Masih dilakukan penyelidikan dan terus berlanjut,” ujar Ngatidja.
Sementara itu menurut Kepala Desa Kubang Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon Wawan Karyawan masih menyesali kejadian hilangnya uang tersebut. Uang yang rencananya akan digunakan untuk kegiatan pemberdayaan desa, penanganan Covid-19, dan juga Honor para RT dan RW harus tertunda.
“Ada 5 RW dan 11 RT yang seharusnya diberikan honor, belum lagi kegiatan lain. Apalagi saat ini harus ada kegiatan untuk penanganan covid-19,” ungkap Wawan kepada FC saat ditemui di Kantor Desa Kubang, Sabtu (26/4) kemarin.














































































































Discussion about this post