KAB.CIREBON, (FC).- Rendahnya tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Cirebon mendorong Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) setempat turun langsung ke masyarakat.
Melalui Safari Gerakan Makan Ikan (Gemarikan), DKPP berupaya menanamkan budaya konsumsi ikan sejak usia dini sebagai strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kegiatan Safari Gemarikan kali ini digelar di Kantor Kecamatan Kedawung, Kamis (5/2), dengan menyasar anak-anak dan masyarakat umum.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Pengolahan dan Pengawasan DKPP Kabupaten Cirebon, Baihaqi, mengungkapkan bahwa angka konsumsi ikan di Kabupaten Cirebon masih tergolong rendah, yakni sekitar 40 kilogram per kapita per tahun.
Angka tersebut jauh dari standar ideal konsumsi ikan yang dianjurkan, yakni 100 gram per orang per hari.
“Padahal ikan memiliki manfaat luar biasa, mulai dari mendukung tumbuh kembang anak, meningkatkan kecerdasan, hingga menjaga kesehatan tubuh. Kalau sejak dini dibiasakan makan ikan, kita berharap lahir generasi unggul ke depan,” ujar Baihaqi.
Ia menegaskan, Safari Gemarikan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya jangka panjang untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan bergizi berbasis protein hewani, khususnya ikan.
Sementara itu, Camat Kedawung, M Firdaos Agih, menyebut ikan sebagai salah satu sumber pangan strategis yang memiliki nilai gizi tinggi dan berperan penting dalam pencegahan stunting.
“Ikan bukan hanya lauk sederhana. Ikan adalah sumber gizi luar biasa yang bisa menunjang kecerdasan otak, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, sekaligus menjadi pondasi kekuatan bangsa,” tegasnya.
Firdaos berharap gerakan makan ikan dapat menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat, bukan hanya saat kampanye atau kegiatan tertentu.
Melalui Safari Gemarikan, DKPP Kabupaten Cirebon berkomitmen untuk terus mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat menuju pangan yang lebih sehat dan bergizi, sebagai bagian dari investasi jangka panjang pembangunan manusia di daerah. (Johan)















































































































Discussion about this post