KAB. CIREBON, (FC).- Penyerahan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris kedua almarhum pengemudi ojol di Masjid Puser Bumi, Kecamatan Gunungjati, belum lama ini, suasana haru terasa.
Anak-anak mereka menerima beasiswa pendidikan, sebuah bentuk kepedulian yang membangkitkan kesadaran bahwa setiap pekerja, apa pun profesinya, berhak atas jaminan sosial.
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa negara tidak boleh membeda-bedakan perlindungan antara pekerja kantoran dan pekerja lapangan.
“Mereka yang bekerja di jalanan memiliki risiko tinggi. Karena itu, negara wajib hadir memberi perlindungan menyeluruh, bukan parsial,” ujar Sophi.
Sophi juga menyampaikan dukungannya terhadap percepatan pengesahan Peraturan Presiden (Perpres) tentang jaminan sosial bagi pekerja transportasi online, yang kini tengah digodok pemerintah pusat.
Menurutnya, regulasi ini akan menjadi tonggak penting untuk memastikan para pekerja transportasi daring mendapatkan hak yang sama seperti pekerja di sektor formal.
“Program BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya soal angka santunan, tapi soal rasa aman dan keadilan sosial. Mereka yang setiap hari bekerja di jalan juga berhak atas perlindungan itu,” tegasnya.
Hadir pula dalam acara tersebut Anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka dan perwakilan Kasultanan Kanoman Cirebon, yang turut menyampaikan dukungan terhadap perlindungan sosial yang lebih inklusif.
Dengan regulasi yang sedang digodok, para pekerja transportasi online diharapkan tak lagi menjadi kelompok yang terpinggirkan dalam sistem jaminan sosial nasional. (Suhanan)















































































































Discussion about this post