“Meskipun selisihnya hampir seribu kasus, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat tidak menetapkan kasus ini sebagai kejadian luar biasa (KLB),” terang Lukman.
Meskipun angka kasus kematian di tahun 2022 mencapai 11 orang, lanjut Lukman, namun secara persentase masih lebih rendah bila dibandingkan tahun sebelumnya.
“Jumlah kematian akibat DBD memang ada 11 orang atau 0,5 persen. Tapi secara persentasi itu masih lebih rendah bila dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 0,8 persen,” ucapnya. (Ghofar)
Page 3 of 3
















































































































Discussion about this post