KAB. CIREBON, (FC).- Terhitung mulai hari ini, Senin (7/9) sampai tiga hari kedepan (Rabu, 9/9), kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon untuk sementara waktu tutup. Hal tersebut setelah diketahui ada lima pegawai di Setda Kabupaten Cirebon terpapar Covid-19.
“Ada lima pegawai di salah satu bagian pada sekretariat daerah Kabupaten Cirebon yang terpapar atau positif Covid-19. Maka untuk tiga hari kedepan tidak boleh ada aktivitas apapun. Yang pertama kita akan mensterilkan dengan dilakukan penyemprotan desinfektan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni kepada wartawan, Minggu (6/9).
Selain itu, lanjut Enny, seluruh pegawai di setda dilakukan swab test. Termasuk Pak Bupati Cirebon. “Besok (Senin,-red) semua pegawai di Swab Test. Dan jumlahnya berapa? Kita tidak faham. Yang jelas kesiapan dari kita aman. Mulai dari VTM dan lainnya sudah siap,” jelas Enny.
Dikatakan Enny, selain kantor sekretariat daerah Kabupaten Cirebon, ada juga pegawai di dinas yang lain yang positif Covid-19.
“Sama, yang positif itu isolasi mandiri, karena sama tanpa gejala. Dan mulai besok akan di tracing juga. Termasuk di rumah dinas bupati cirebon (Pendopo,-red). Karena yang terpapar ini (Kepala Dinas) kebetulan ketemu Bupati di pendopo kemarin,” tukasnya.
Di tempat yang sama, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Cirebon, dr Ahmad Fariz Malvi Zamzam Zein mengatakan, angka positif rate di Kabupaten Cirebon perhari ini pihaknya meng-estimasikan diangka 1,6 persen. Artinya masih dibawah nilai ajuan epidemiologi yaitu 5.0 persen.
“Positif rate masih dibawah itu adanya sistem tracing yang bekerja, dan pentingnya deteksi massal yang masih tetap harus kita lakukan. Kemudian pencegahan jauh lebih penting daripada pengobatan,” kata dr Fariz sapaan akrabnya.
Dikatakan Fariz, kasus di Kabupaten Cirebon masih dapat dikendalikan. Akan tetapi jangan anggap remeh. Salah satunya untuk pencegahan adalah semua tokoh masyarakat harus mengajak secara massal menerapkan protokol kesehatan, pencegahan dan kedua terus mendeteksi dengan cara swab test massal.
“Jadi jangan menunggu gejala dan tracing serta deteksi,” kata dr Fariz.
Hingga sampai saat ini, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon ada penambahan 4 kasus lagi. Jadi total keseluruhan berjumlah 332 kasus. Sedangkan 130 orang telah dinyatakan sembuh dan 185 orang masih dalam perawatan serta 17 orang meninggal dunia. (Ghofar)












































































































Discussion about this post