INDRAMAYU, (FC).- Tiga Orang di Kabupaten Indramayu terkonfirmasi positif Covid-19. Ketiga tersebut berprofesi sebagai karyawan Samsat di Kecamatan Haurgeulis, Ibu Rumah Tangga dan seorang pegawai RSUD Indramayu. Total terkonfirmasi sebanyak 97 orang dengan rincian 6 meninggal dunia, 59 sembuh, dan 32 masih perawatan.
Juri Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Indramayu , Deden Bonni Koswara mengatakan, ketiga orang terkonfirmasi itu yakni Ny. KYN (25 ), Ny. S (51), dan Tn. Z (56).
Ny. KYN merupakan karyawan Samsat dari Kecamatan Haurgeulis. Berdasarkan riwayatnya yang bersangkutan tidak ada riwayat perjalanan dan telah mengikuti kegiatan swab masif Bapenda provinsi pada tanggal 27/8/2020. Hasil swab keluar tanggal 30/08/2020, dan Ny. KYN dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19.
“Saat ini pasien telah melakukan isolasi mandiri. Sementara hasil tracing ada 28 orang yang kontak erat dengan pasien,” kata Deden.
Pasien berikutnya yakni Ny. S seorang ibu rumah tangga dari Kecamatan Tukdana. Yang bersangkutan merupakan kontak erat dari pasien terkonfirmasi sebelumnya Ny. T.
Menurut Deden, pada saat kegiatan tracking kontak erat dilakukan pengambilan swab dan hasil keluar pada tanggal 04/09/2020 dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.
“Tidak ada riwayat perjalanan namun ada kontak dengan anaknya yang baru pulang dari Bandung. Saat ini pasien masuk isolasi RSUD Indramayu, dan kontrak erat masih pendataan,” katanya.
Berikutnya yang terkonfirmasi yakni Tn. Z seorang pegawai RSUD Indramayu dari Kecamatan Sindang. Yang bersangkutan merupakan kontak erat dari pasien terkonfirmasi Tn. AY.
“Tidak ada riwayat perjalanan, saat ini pasien sudah isolasi di RSUD Indramayu dan endataan kontak erat masih dilakukan,” kata Deden.
Dengan adanya penambahan 3 orang ini, maka sampai dengan Minggu (06/09/2020) total terkonfirmasi sebanyak 97 orang dengan rincian 6 meninggal dunia, 59 sembuh, dan 32 masih perawatan. (Agus)













































































































Discussion about this post