MAJALENGKA, (FC).- Puncak arus kendaraan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 di ruas Tol Cikopo – Palimanan (Cipali) diprediksi berlangsung mulai Sabtu kemarin. Karenanya, Penjabat Bupati Majalengka, Dedi Supandi, mengajak para pengendara yang melintasi Tol Cipali untuk singgah sejenak di Kabupaten Majalengka demi menghindari kepadatan arus kendaraan para masa puncak libur Nataru.
Menurut dia, para pengendara dapat berkunjung ke sejumlah destinasi wisata unggulan sambil menikmati aneka kuliner khas di Kabupaten Majalengka, kemudian melanjutkan perjalanannya kembali.
“Kami mengajak para pengendara yang melintasi Tol Cipali wilayah Majalengka untuk keluar dari gardu tol terdekat demi menghindari puncak arus libur Nataru,” kata Dedi Supandi saat ditemui di Pendopo Bupati Majalengka, Senin (23/12/2024).
Ia mengatakan, Kabupaten Majalengka memiliki keindahan wisata alam hingga kuliner khas yang menggugah selera, sehingga sayang apabila dilewatkan begitu saja.
Pihaknya pun menyarankan para pengendara untuk berwisata sejenak di Kabupaten Majalengka agar menghindari kerawanan kepadatan arus kendaraan pada masa puncak libur Nataru.
“Saat ini, banyak UMKM di Kabupaten Majalengka yang menawarkan produk unggulannya sebagai cinderamata maupun beragam kuliner yang tidak ditemukan di tempat lain,” ujar Dedi Supandi.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, mengatakan, diperkirakan lonjakan volume kendaraan pada puncak libur Nataru itu mencapai 87 persen dibanding rata-rata harian normal.
“Kami memprediksi puncak arus kendaraan pada libur Nataru berlangsung hari ini,” kata Ardam Rafif Trisilo saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Senin (23/12/2024).
Pantauan para awak media, arus kendaraan di KM 176 Tol Cipali di wilayah Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, tampak meningkat dibanding hari biasanya.
Kendaraan yang melintas di jalur A atau dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah terlihat ramai lancar, tetapi sejauh ini tidak ada kepadatan arus kendaraan di kawasan tersebut. (Munadi)














































































































Discussion about this post