KOTA CIREBON, (FC).- Grand Anila Apartment melakukan Grand Opening Marketing Office yang berlokasi di CSB Mall Kota Cirebon, Rabu (19/8). Grand opening ini dihadiri oleh Direktur Realti PP Properti Galih Saksono, Direktur Utama (Dirut) Yunas Rudianto, serta jajaran manajemen.
“Hari ini kita launching marketing office Grand Anila. Kita semangat dan optimis dengan adanya marketing office yang ada di CSB Mall ini,” kata Galih Saksono kepada FC, Rabu(19/8).
Galih juga mengatakan, proyek grand anila ini sudah dilakukan ground breaking di dekat bandara internasional Kertajati. “Dengan semangat kemerdekaan mewarisi rasa semangatnya itu sudah diadakan ground breaking , itu artinya jika proyek sudah dilakukan ground breaking maka konstruksi akan dilanjutkan terus,” katanya.
Galih juga berharap dengan sudah dilakukannya ground breaking antusiasme masyarakat dan para investor juga dapat ditingkatkan lagi.
Sementara itu Direktur Utama PBAD Yunas Rudianto mengatakan perencanaan apartemen yang di ground breaking ini direncanakan kurang lebih 6 bulan. “Untuk proses perencanaan 6 bulan. Sedangkan untuk konstruksi kita selesaikan secara tuntas pada kloter pertama pada tahun 2024 nanti,” katanya.
Yunas juga mengatakan jumlah unit yang akan dibangun sebanyak 1.690 unit dengan unit pemeriksaannya sebanyak 10 unit pada setiap towernya. “Kita bangun 2 tower, masing-masing tower ada sebanyak 845 unit dengan 10 unit pemeriksaan pada setiap towernya,” tuturnya.
Yunas menuturkan, unit Grand Anila dijual kisaran harga 250-300 juta rupiah, dan ada beberapa program menarik lainnya. “Untuk saat ini kita jual 250-300, nantinya jika ada pembeli yang membeli 5 unit sekaligus kita akan berikan sepesial diskon 10-20%,” tuturnya.
Yunas mengatakan Kota Cirebon dipilih sebagai marketing office karena salah satu kota metropolis di Jawa Barat. “Selain Cirebon sebagai Kota Metropolis di Jawa barat, Kota Cirebon juga sebagai Kota transit yang sangat strategis,” tandasnya. (Sakti)















































































































Discussion about this post