KAB. CIREBON, (FC),- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) bersama Dinas Kesehatan Jawa Barat melakukan tes swab ke lokasi-lokasi tempat pariwisata, seperti yang dilaksanakan di Kolam renang Jempol Ciledug Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon, Sabtu (15/5).
Hasil tes swab yang dilakukan kepada 138 pengunjung ditemukan empat pengunjung positif covid-19. Satgas Covid Kecamatan Ciledug akan segera melakukan langkah untuk memutus penyebarannya.
Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Ciledug yang juga Kepala Puskesmas Ciledug, H Mohamad Sayid mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi atas upaya langkah yang dilakukan Disparbud Provinsi Jabar karena ikut menemukan covid-19 di tempat-tempat wisata khususnya yang ada di wilayah kerjanya di Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon, sehingga lebih cepat diketahui.
Pihaknya selaku tim satgas covid-19 Kecamatan Ciledug lebih cepat mengantisipasi penyebaran penularannya.
“Koordinasi antar intansi dan wilayah sangat diperlukan agar kita tidak ada kecerobohan atau pembiaran sebab penyebaran oenularan covid 19,”ungkapnya.
Terkait temuan dari hasil giat uji petik swab antigen terhadap Pengunjung kolam renang jempol Ciledug dengan jumlah 138 orang pengunjung yang dilakukan uji petik swab antigen diketahui sebanyak 4 orang pengunjung mereka berasal dari Kecamatan Ketanggungan Brebes, Kecamatan Pasalrman Citebon dan Kecamatan Astanajapura Cirebon.
Sementara 134 pengunjung lainnya dinyatakan negatif. Atas adanya temuan tersebut, pihaknya berharap agar tempat-tempat wisata yang ada di Kecamatan Ciledug untuk melakukan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang lebih ketat agar tidak yerjadi penularan covid-19 masuk ke wilayahnya.
“kami tetep memberlakukan protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M semoga para pengusaha wisata di Ciledug mengikuti anjuran kami, “harap Sayid.
Ditambahkan Sayid, pihaknya belum mendapatkan laporan resmi dari petugas namun survalance melapor satgas kecamatan terus di tindaklanjuti wilayah mana orang yang positif nanti tingkat puskesmas akan melaporkan ke wilayah puskesmas yang memang betul positif agar secelatnya melakukan langkah pemutusan penyebarannya.
“Petugas belum ada laporan besok yg jelas komunikasi koordinasi dan tindak lanjut jika di ketemukan di wiayah Cirebon Brebes Kuningan (Cibening) akan di disiapkan langkah langkat pemutusan penularanya,” teranya. (Nawawi).








































































































Discussion about this post