KOTA CIREBON, (FC).- Pada Oktober Tahun 2025 yang lalu Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyerahkan sebanyak 1.576 petikan SK Pegawai PPPK paruh waktu.
Momentum yang dikemas dalam sebuah upacara di Halaman Balaikota Cirebon ini, tentunya menjadi suatu kebanggaan atas upaya dan perjuangan peningkatan status dari para pegawai tersebut.
Namun, Perwakilan dari PPPK Paruh Waktu Kota Cirebon Kurnia Arif Juanda, S.Kom mengatakan, realitas yang dirasakan pegawai PPPK Paruh Waktu ternyata masih jauh dari kata layak.
“Hak yang kami terima masih terasa belum berkeadilan, bahkan ada beberapa pekerja yang masih belum mendapatkan upah yang layak standar UMR dan THR” ucap Sumanta selaku perwakilan dari PPPK Paruh Waktu Kota Cirebon juga di sela-sela kegiatan pembagian takjil gratis di depan Kantor Kecamatan Kesambi, Selasa (10/3/2026).
Dengan segala keterbatasan dan kekurangan, lanjut Arif, pegawai PPPK Paruh Waktu masih memiliki kepedulian sosial. Hal ini dibuktikan dengan kegiatan sosial pembagian 300 bungkus takjil gratis kepada warga yang kebetulan lewat di Jalan DR Sudarsono, Kesambi.
Selain di jalan, PPPK Paruh Waktu juga masuk ke RSD Gunung Jati, untuk memberikan takjil kepada puluhan keluarga pasien yang sedang berjaga.
“Kami memberi bukan karena kami berlebih, justru karena kami tahu rasanya hidup dengan keterbatasan,” ungkapnya.
Ditegaskannya, dari keterbatasan ini pihaknya tetap berusaha berbagi. Melalui aksi kecil ini pihaknya ingin menunjukkan kepada masyarakat dan Pemerintah Daerah Kota Cirebon, bahwa PPPK paruh waktu masih mampu peduli, dan masih mampu hadir untuk masyarakat.
“Jika dalam kondisi terbatas saja kami tetap memilih untuk berbagi, semoga ada yang melihat bahwa di balik status kami, ada pengabdian, ada harapan, dan ada suara yang ingin didengar,” pungkasnya. (Agus)















































































































Discussion about this post