KAB.CIREBON, (FC).- Sebanyak 21 Desa di 10 Kecamatan di Kabupaten Cirebon terdampak banjir pada Minggu (14/12). Ketinggian air mencapai 80 sentimeter hingga 1,5 meter di beberapa titik, bahkan memutus akses jalan penghubung antar kecamatan.
Salah satu titik terparah berada di Perumahan yang ada di Desa Jungjang Wetan, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pun langsung turun untuk mengevakuasi sejumlah lansia yang terjebak di dalam rumah mereka yang terendam banjir setinggi satu meter.
Sekretaris Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Samsul Huda mengatakan, pihaknya segera mengambil tindakan cepat untuk menyelamatkan masyarakat yang terdampak banjir, terutama di Perumahan di Kecamatan Arjawinangun yang kondisi airnya masih tinggi.
“Dengan menggunakan perahu karet, petugas kami berhasil mengevakuasi para lansia tersebut ke tempat yang lebih aman,” kata Samsul Huda melalui pesan singkatnya.
Samsul mengatakan, banjir yang menerjang puluhan desa di Kabupaten Cirebon merupakan bencana hidrometeorologi, di mana curah hujan mendadak besar di sore hingga dini hari.
Puluhan desa itu, lanjut Samsul, meliputi Desa Wotgali, Tegalsari Kecamatan Plered, kemudian Desa Bode Lor, Karangsari dan Desa Tegalwangi Kecamatan Weru. Selanjutnya Desa Astana, Desa Jatimerta, dan Desa Klayan Kecamatan Gunung Jati.
“Berikutnya Desa Ciwaringin Kecamatan Ciwaringin, kemudian Desa Sende, Desa Bulak, Kebonturi, Desa Jungjang Wetan dan Desa Geyongan Kecamatan Arjawinangun,” jelasnya.
Selanjutnya, Desa yang terdampak lainnya adalah Desa Winong Kecamatan Gempol, kemudian Desa Slangit, Desa Klangenan dan Desa Jemaras Kidul Kecamatan Klangenan. Kemudian, Desa Kalianyar Kecamatan Panguragan. “Kemudian Desa Kasugengan Kidul dan Kasugengan Lor Kecamatan Depok,” ungkapnya.
Menurutnya, banjir yang melanda puluhan desa di 10 kecamatan tersebut 199 rumah terendam, sebanyak 255 KK dan 791 jiwa terdampak. “Sejauh ini, hanya di Desa Jungjang Wetan saja yang mengungsi. Itupun tidak banyak. Mudah-mudahan bencana banjir ini cepat surut,” tandasnya. (Ghofar)










































































































Discussion about this post