KAB.CIREBON, (FC).– Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Pengadaan Barang dan Jasa Indonesia (Aspanji) Kabupaten Cirebon resmi dibentuk, acara tersebut berlangsung disalah satu cafe di Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Minggu (14/12).
Kehadiran Aspanji diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran pengusaha lokal sebagai mitra pembangunan daerah.
Penanggung jawab tim pembentukan DPK Aspanji Kabupaten Cirebon, Eko Ahmadi mengatakan, pembentukan kepengurusan tersebut merupakan mandat langsung dari Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Aspanji Provinsi Jawa Barat.
“Saya dimandatkan DPP Aspanji Jawa Barat untuk menghimpun para pengusaha yang ada di Kabupaten Cirebon agar memiliki wadah yang terorganisir, profesional, dan berintegritas,” ujar Eko.
Menurut Eko, kehadiran Aspanji diharapkan mampu melahirkan wirausaha serta pengusaha-pengusaha muda yang dibina langsung oleh pelaku usaha berpengalaman, khususnya di sektor pengadaan barang dan jasa.
Eko menyebut pembangunan di Kabupaten Cirebon selama ini belum optimal karena pengusaha daerah belum sepenuhnya ditempatkan sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
“Pengusaha lokal seharusnya menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah, bukan hanya sebagai penonton,” tegasnya.
Ia juga menyoroti belum maksimalnya peran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon, meskipun Aspanji secara struktural berada di bawah naungan Kadin.
“Kadin Kabupaten Cirebon masih belum optimal perannya. Masih layamutu wala yahya. Wes ora mutu kakean biaya,” katanya.
Melalui pembentukan DPK Aspanji, Eko berharap mampu membangun ekosistem usaha yang sehat, profesional, dan berdaya saing.
Dalam musyawarah pembentukan tersebut, Surnita Sandi Wiranata terpilih sebagai Ketua Umum DPK Aspanji Kabupaten Cirebon.
“Ketua umum sudah terpilih. Ke depan akan disusun program-program strategis demi kemajuan Kabupaten Cirebon,” tambah Eko.
Ke depan, Aspanji Kabupaten Cirebon berencana menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah, baik eksekutif maupun legislatif, untuk menggali potensi daerah serta membuka peluang investasi.
“Kami siap menjadi mitra pemerintah, bahkan siap berinvestasi untuk menjadikan Kabupaten Cirebon sebagai pusat kebudayaan, industri, dan peradaban,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Terpilih DPK Aspanji Kabupaten Cirebon, Surnita Sandi Wiranata menyatakan, Aspanji hadir untuk menghimpun, membina, dan memperjuangkan kepentingan anggotanya, khususnya dalam menghadapi kebijakan dan proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Kami fokus menciptakan iklim usaha yang kondusif, adil, transparan, dan sehat,” ujarnya.
Selain itu, Aspanji juga berkomitmen meningkatkan kapasitas dan profesionalisme anggota melalui pelatihan, edukasi, serta sertifikasi.
“Pengadaan barang dan jasa harus berjalan dalam ekosistem yang terpercaya, terintegrasi, dan berorientasi pada kualitas hasil pembangunan,” tukasnya. (Johan)










































































































Discussion about this post