MAJALENGKA, (FC).- Banyaknya pengunjung yang datang ke sebuah lokasi wisata, tentu saja karena tempat tersebut menyimpan pesona keindahan. Serta ragam wahana wisata yang bisa dinikmati oleh pengunjungnya.
Namun, memasuki musim penghujan seperti sekarang ini, dampak tak baik dirasakan oleh sejumlah obyek wisata.
Seperti yang dialami oleh obyek wisata Situ Cipanten Majalengka yang berada di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang. Situ Cipanten Majalengka merupakan danau unik jika mengacu kepada warna airnya.
Jika musim kemarau tiba, maka warna airnya seakan menjadi biru, serta ikan-ikan yang ada di dalam air akan bisa terlihat jelas. Beda halnya jika musim hujan tiba. Warna air dari Situ Cipanten Majalengka akan menjadi hijau, dan ikan yang ada di bawah air sedikit sulit terlihat.
Terkadang, saat hari mulai menjelang siang, warna air Situ Cipanten Majalengka bisa dilihat ke dua warna tersebut. Tentu saja, fenomena warna air Situ Cipanten Majalengka menjadi salah-satu daya tarik bagi pengunjung yang datang.
Pengelola Wisata Situ Cipanten, Krisna Bayu Fatria, menjelaskan berubahnya warna air di danau Situ Cipanten disebabkan dorongan lumut yang bersumber dari adanya tujuh sumber mata air. Jika musim hujan, lumut akan terbawa arus air hingga sampai ke danau.
“Faktor alam, kalau musim hujan bakal hijau warnanya seperti sekarang ini. Beda dengan musim kemarau, tak ada lumut yang mana airnya akan berubah biru dan dasar danau begitu terlihat,” ujar Krisna saat ditemui di lokasi, Sabtu (27/11).
Krisna menyebut, keindahan warna air di danau Situ Cipanten bisa dinikmati jelas pada awal tahun atau periode Januari-Februari.
Saat itu, tak hanya dasar danau yang begitu jelas terlihat, melainkan banyaknya ikan yang berenang semakin indah untuk dipandang.
“Pokoknya bagus kalau musim kemarau, itu yang membuat makin banyak pengunjung juga,” ucapnya.
Selain menyajikan keindahan danau Situ Cipanten, pengunjung juga dapat menikmati sejumlah aktivitas di sana. Seperti, bermain becak air, berenang langsung di danau dan menjajal sejumlah spot selfie.
Bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Situ Cipanten, harga tiketnya hanya berkisar Rp10 ribu untuk orang dewasa. Sementara, untuk anak-anak hanya Rp5 ribu saja.
Di tempat yang sama, seorang pengunjung obyek Wisata Cipanten membenarkan bahwa setiap ada pergantian musim bisa dipastikan warna air di Situ Cipanten pasti berubah. Hal ini dimungkinkan karena ada beberapa faktor yang mempengaruhi perubahan warna di situ tersebut.
“Ya, kalau musim panas warna air di Situ Cipanteun warnanya biru sehingga dasar Situ Cipanten juga nampak jelas kelihatan. Berbeda manakala musim hujan tiba, maka air di Situ Cipanten ini aga keruh atau berubah warna aga kehijau hijauan,” ujar Hermawan. (Munadi)













































































































Discussion about this post