KOTA CIREBON, (FC).- Pasar Talang merupakan primadona bagi pemburu barang bekas seperti baju, onderdil motor, hingga barang antik lainnya di Kota Cirebon. Lokasinya terletak di sudut Jalan Talang, Kanoman, Kota Cirebon.
Disini terdapat sejumlah lapak dan toko yang menjual berbagai barang antik. Salah satunya adalah toko Cirebon Antik
Mulai dari kaset radio lama, radio jadul, lukisan, jam dinding, piring keramik cina, telepon lama, bahkan cangkir dijual disini.
Pemilik toko, Benny Herawan, mengaku telah merintis usaha ini delapan tahun lalu.
“Kalau sekarang lagi jarang (pelanggan,-red) yang beli, dulu pernah ada yang beli keramik antik paling mahal Rp2.500.000,“ ujar Benny kepada FC di tokonya, Senin (7/6).
Menurutnya, harga barang antik relatif sesuai kualitas dan kesulitan mendapatkan barang tersebut. Benny sendiri mengaku mendapatkan barang antik dari lingkungan sekitar.
“Saya dapet barangnya dari teman-teman, ada pedagang (barang antik,-red) datang kesini juga. Untuk kisaran harga dimulai dari Rp200.000 hingga Rp2.000.000,” katanya.
Tak jarang, barang yang Benny dapatkan juga sudah tidak berfungsi lagi. Namun di tempat yang sama hadir Ariri, teknisi jam antik kepercayaan Benny.
“Saya sudah memperbaiki jam (antik,-red) yang telah dipesan pelanggan itu,” jelas Ariri sambil menunjuk ke jam yang telah diperbaikinya.
Kebanyakan pelanggan membeli barang antik karena hobi. Namun ketika pandemi Covid-19 menyerang, penjualan Cirebon Antik menurun hingga lima puluh persen.
“Biasanya ada orang dari luar kota (membeli barang antik),” pungkas Benny. Kemudian ia menambahkan, “sekarang banyaknya dari lokal,” tandasnya.
Dampak pandemi dirasakan luas di berbagai sektor masyarakat, tetapi Benny mengakali dampak ini dengan beralih ke penjualan secara daring.
Selain Toko Cirebon Antik juga terlihat beberapa pedagang emperan menjajakan barang antik di sisi lain Pasar Talang. (Melly/Job/FC)













































































































Discussion about this post