KAB. CIREBON, (FC).- Masih banyaknya data ganda pada penerima bantuan sosial (Bansos,-red) yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam bentuk beras 15 kilogram pada tahap pertama.
Dinas terkait dalam hal ini Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon terus melakukan upaya perbaikan data yang bertujuan tidak adanya lagi data ganda, sehingga bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Cirebon tersebut bisa tepat sasaran.
Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra mengatakan, dalam penyelesaian pendataan ternyata pihaknya mendapatkan sejumlah kendala. Salah satu kendala yang di hadapi yakni, masih menunggu rekap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pengganti data ganda di 80 desa.
“Kita masih menunggu hasil rekap data dari masing-masing desa yang masih belum diselesaikan,” kata Dadang saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/7).
Dijelaskan Dadang, dari 80 desa yang masih dalam proses penyelesaian itu tersebar atau berada di Kecamatan Waled, Losari, Mundu, Gebang dan Dukupuntang.
“Mudah-mudahan pada tahap kedua ini dipastikan data sudah berubah dan bisa tepat sasaran,” tambahnya.
Pihaknya mentargetkan penyelesaian hasil perbaikan data ganda pada pekan ini. Pasalnya hingga saat ini proses pendataan secara Daftar Nominasi Calon (DNC) sudah dilakukan dan dilanjutkan dengan pembuatan SK Bupati.
“Dari 46 ribu data sebelumnya akan berubah karena data ganda di rubah secara keseluruhan seperti data yang meninggal dan hal-hal lainnya yang bisa menggugurkan penerima bantuan,” kata Dadang. (Gofar)












































































































Discussion about this post