KAB. CIREBON, (FC),- Perangkat Desa Gunungsari Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon, merasa lelah dengan banjir yang selalu melanda wilayahnya.
Pada musim penghujan kali ini kembali melanda Minggu pagi (5/3), dengan ketinggian air antara 30 cm-150 cm dan merendam ratusan rumah di tiga desa di Kecamatan Waled.
Sekdes Gunungsari Aris kepada FC mengungkapkan, banjir yang dimulai dari Bulan Januari hingga Maret 2022, tercatat sudah yang ke 14 kalinya.
Rasa was-was selalui menghantui masyarakat di tiga desa di Kecamatan Waled, yakni Desa Gunungsari, Desa Mekarsari, dan Desa Ciuyah.
Hal ini sungguh sangat memprihatinkan, lantaran persoalan banjir ini dari masa ke masa nampaknya Pemkab Cirebon tidak berdaya untuk mengatasinya.
Sedangkan, masyarakat dan memdes sudah terlampau lelah menghadapi musibah banjir ini.
“Setiap pejabat yang datang berkunjung terkesan hanya janji. Bahkan hanya menumpang selfi semata, tanpa tindakan riil dan langkah solusi penanganan, dan hal itu terjadi dari tahun ke tahun,”ungkapnya.
Sebagai aparat pemerintahan ditingkat paling bawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat korban banjir, pihaknya merasa heran. Lantaran persoalan banjir hingga saat ini terkesan saling lempar tanggungjawab.
Padahal menurutnya, namanya pemerintah itu satu kesatuan, baik antara pemda, pemprov maupun pusat.
Tinggal bagaimana melakukan koordinasi yang baik, agar masyarakat tidak selalu terancam dan selalu was-was manakala hujan turun.
“Siapa yang tidak bosan, baru selesai rumah dibersihkan dari kotoran banjir, malam banjir datang kembali merendam rumah masyarakat, kami meminta kesengsaraan masyarakat ini segera terentaskan,” harap Aris.
Sementara menurut salah seorang petugas kemanusian dari PMI Kabupaten Cirebon, Carman mengungkapkan, air mulai masuuk ke pemukiman warga sejak Sabtu malam (4/3) sekitar pukul 22.20 WIB.
Dikatakannya, air terus mengalami kenaikan ketinggian mulai dari 30-150 cm. Terjadi di Desa Mekarsari, Desa Gunungsari, dan Desa Ciuyah Kecamatan Waled. Bersama tim lain dari Babinsa Koramil 0620-08/Waled,
Perangkat Desa Gunung Sari dan Mekarsari, Bhabinkatibmas Polsek Waled, TRC SWK Dim 0620/Kabupaten Cirebon serta anggota Banser, bekerja semenjak malam hingga siang hari. Ada juga sejumlah warga dievakuasi ke balai Desa Ginungsari.
“Kita konsen melakukan evakuasi warga ke lokasi yang lebih aman, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, apalagi ketinggian banjir terus mengalami kenaikan.”tandasnya. (Nawawi).


















































































































Discussion about this post