KOTA CIREBON, (FC).- SDN Sadagori 1 menorehkan prestasi gemilang dengan meraih gelar juara umum dalam ajang Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Kecamatan Kesambi yang digelar pada Rabu (13/5) yang dipusatkan di SDN Sunyaragi, Kota Cirebon.
Capaian tersebut menjadi sejarah baru bagi sekolah sekaligus bukti keberhasilan dalam mencetak generasi muda yang unggul, religius, dan berprestasi.
Dalam ajang tersebut, SDN Sadagori 1 berhasil menyabet sejumlah penghargaan, di antaranya Juara 1 Qasidah, Juara 1 MHQ Putra, Juara 1 Kaligrafi Putra, Juara Harapan 3 MTQ Putra, Juara Harapan 3 Kaligrafi Putri, serta Juara Harapan 3 Dai Putra.
Kepala Sekolah SDN Sadagori 1, Apriani Dinni mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian luar biasa tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi momen istimewa di penghujung masa tugasnya di sekolah tersebut.
“Alhamdulillah SDN Sadagori 1 menorehkan sejarah yang luar biasa di Pentas PAI yaitu menjadi juara umum tingkat kecamatan. Ini merupakan anugerah yang luar biasa di penghujung tugas saya di SDN Sadagori 1,” ujarnya.
Ia pun memberikan motivasi kepada para siswa yang akan melaju ke tingkat Kota Cirebon agar terus semangat berlatih demi meraih hasil terbaik hingga ke tingkat provinsi.
“Pesan saya pada anak-anak yang melaju ke tingkat kota, tetap semangat dan terus berlatih untuk mendapatkan peringkat terbaik hingga bisa masuk ke tingkat provinsi,” katanya.
Apriani juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, khususnya guru PAI, yang telah mendampingi siswa selama proses latihan. Ucapan terima kasih turut diberikan kepada para orang tua yang terus memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan sekolah.
“Terima kasih kepada seluruh guru, khususnya guru PAI, yang selalu membersamai anak-anak saat latihan. Terima kasih juga kepada siswa yang tetap semangat berlatih meski di hari libur, serta orang tua yang selalu mendukung kegiatan di SDN Sadagori 1,” tuturnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Sutikno yang juga menjabat sebagai Ketua Umum LPTQ Kota Cirebon, memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Pentas PAI tersebut.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan, LPTQ, Kementerian Agama, serta satuan pendidikan dalam menjaring generasi Qurani sejak dini.
“Kami menghaturkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para tenaga pendidik, khususnya guru agama, yang telah mengelaborasi kegiatan ini. Ini adalah modal kita untuk menjaring Qori-Qoriah dan Hafiz-Hafizah dari hulu,” kata Sutikno didampingi Kepala Korwil Pendidikan Kecamatan Kesambi, Eka Awan Sulistyawan.
Ia berharap Pentas PAI tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga mampu membentuk karakter dan akhlak mulia para siswa.
“Melalui kemasan Pentas PAI, kita membangun mental dan jiwa Islami serta etika sopan santun. Cerdas secara pemahaman Al-Qur’an dan mulia secara sikap,” tandasnya.
Di sisi lain, Ketua KKG PAI Kecamatan Kesambi, Nanang Tantowi menjelaskan, Pentas PAI tahun ini diikuti sebanyak 758 peserta yang bertanding dalam delapan cabang lomba.
Cabang yang diperlombakan meliputi MTQ, MHQ, Lomba Cerdas Cermat, Pidato atau Dai Cilik, Kaligrafi, Adzan, Qasidah, hingga Keserasian Shalat.
Nanang menegaskan, proses seleksi dilakukan secara ketat dengan melibatkan dewan juri profesional guna menjaring peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Kecamatan Kesambi ke tingkat Kota Cirebon hingga Provinsi Jawa Barat di Kota Bekasi.
“Tujuan utama kami adalah mengembangkan bakat siswa. Harapannya, tahun ini Kecamatan Kesambi bisa meraih juara umum di tingkat Kota Cirebon,” jelasnya.
Para pemenang nantinya akan mendapatkan pembinaan lanjutan untuk dipersiapkan menghadapi kompetisi tingkat kota dan provinsi. (Agus)














































































































Discussion about this post