KUNINGAN, (FC).- Liga Jabar Istimewa Tahun 2026 kelompok usia 10, 12, 14, dan 19 resmi bergulir di Stadion Mashud Wisnusaputra, Kamis (14/5).
Kompetisi tersebut menjadi ajang pencarian sekaligus pembinaan bibit-bibit pesepak bola muda berbakat asal Kabupaten Kuningan.
Pembukaan kompetisi dilakukan langsung oleh Dian Rachmat Yanuar dan dihadiri unsur Forkopimda, pengurus PSSI Jawa Barat, KONI Kabupaten Kuningan, jajaran perangkat daerah, pelatih, official tim, peserta sekolah sepak bola (SSB), hingga para orang tua pemain.
Ketua PSSI Kabupaten Kuningan, Beni Prihayatno, mengatakan Liga Jabar Istimewa merupakan bagian dari program pembinaan sepak bola berjenjang yang dilaksanakan serentak di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat.
“Total ada 35 tim yang mengikuti Liga Jabar Istimewa di Kabupaten Kuningan, mulai dari kelompok usia 10 tahun hingga 19 tahun,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pertandingan akan digelar pada 14, 15, 16, 17, 23, dan 30 Mei serta 6 dan 13 Juni 2026. Seluruh laga juga akan disiarkan secara langsung melalui live streaming hasil kolaborasi bersama Diskominfo Kabupaten Kuningan.
Dalam sambutannya, Dian menegaskan kompetisi tersebut bukan sekadar agenda rutin olahraga, melainkan wadah penting untuk melahirkan pemain muda potensial yang mampu membawa nama Kabupaten Kuningan ke level lebih tinggi.
“Event ini sangat berarti dalam konteks pembinaan dan pencarian bibit pemain sepak bola yang nantinya bisa mengharumkan nama Kuningan, baik di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” tuturnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap disiplin berlatih serta mampu menyeimbangkan pendidikan dengan aktivitas olahraga yang dijalani.
“Prestasi lahir dari latihan yang luar biasa. Karena itu kalian harus serius menekuni sepak bola, menjaga sportivitas, dan terus mengembangkan kemampuan,” pesannya.
Dian turut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendukung kemajuan olahraga, khususnya sepak bola. Ia berharap kejayaan sepak bola Kuningan dapat kembali bangkit dan melahirkan banyak pemain berbakat di masa mendatang.
“Saya ingin sepak bola Kuningan kembali berjaya. Mudah-mudahan 10 tahun ke depan banyak pemain berbakat dari Kuningan tampil di level nasional hingga internasional,” ucapnya.
Selain Liga Jabar Istimewa, Pemkab Kuningan juga berencana kembali menggelar turnamen rutin Bupati Cup yang dijadwalkan berlangsung bulan depan dengan partai final bertepatan pada Hari Jadi Kuningan pada 1 September mendatang. (Angga)













































































































Discussion about this post