KAB.CIREBON, (FC).- Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) mulai mempercepat pembangunan infrastruktur jalan. Sebanyak 23 ruas jalan di berbagai wilayah dipastikan masuk tahap perbaikan.
Langkah percepatan lelang dilakukan agar pekerjaan fisik dapat segera dilaksanakan dan manfaat pembangunan infrastruktur lebih cepat dirasakan masyarakat.
Kepala DPUTR Kabupaten Cirebon, Sunanto, mengatakan percepatan pembangunan jalan menjadi bagian dari target peningkatan kemantapan jalan di Kabupaten Cirebon.
“Target kami kondisi jalan mantap di Kabupaten Cirebon bisa tercapai pada 2029,” ujar Sunanto, Jumat (15/5).
Ia menjelaskan, tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Cirebon hingga akhir 2025 telah mencapai sekitar 86 persen.
Adapun 23 ruas jalan yang masuk program penanganan tahun 2026 meliputi Jalan Sindanglaut-Ciawigajah, Sindanglaut-Pabuaran, Halimpu-Wangkelang, Klangenan-Panguragan, Celancang-Pangkalan, Playangan-Bojongnegara, Arjawinangun-Suranenggala, Gebangilir-Waled, Megu-Lurah, Palimanan-Kramat, Tegalgubug-Kaliwedi, Tegalsari-Lemahtamba, Sindangjawa-Mandirancan, Gegesik-Kedungdalem, Pangarengan-Sindanglaut, Kalirahayu-Tawangsari, Dawuan-Wanakaya, Gesik-Sendang, Dukupuntang-Girinata, Mundu-Pamengkang, Waled-Cibogo, Jamblang-Bakung, serta Cideng-Kertawinangun.
Panjang penanganan jalan bervariasi, mulai dari 175 meter hingga lebih dari satu kilometer dengan lebar jalan antara 3,5 meter sampai 6 meter.
Mayoritas pekerjaan akan menggunakan konstruksi betonisasi guna meningkatkan kekuatan dan daya tahan jalan.
Sunanto menyebutkan, total panjang jalan di Kabupaten Cirebon mencapai 1.410 kilometer. Dari jumlah tersebut, sepanjang 98 kilometer merupakan jalan nasional, 72 kilometer jalan provinsi, dan 1.240 kilometer merupakan jalan kabupaten.
Selain mengandalkan APBD Kabupaten Cirebon, pemerintah daerah juga terus mengupayakan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk percepatan pembangunan infrastruktur antarwilayah.
Pada 2026, terdapat tiga ruas jalan kabupaten yang direncanakan mendapat bantuan penanganan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Sebelumnya, sejumlah ruas jalan di wilayah Pasaleman, Ciledug, Tonjong-Luwiasem, Kramat, Cisaat, Mandala hingga Pasawahan telah memperoleh dukungan pembangunan dari Pemprov Jabar.
“Sekarang masih proses asistensi DED. Mudah-mudahan bisa terealisasi seperti bantuan provinsi tahun sebelumnya,” kata Sunanto.
Selain itu, DPUTR Kabupaten Cirebon juga tengah menyiapkan lelang tahap ketiga dengan sekitar 70 paket pekerjaan tambahan. Mayoritas paket pekerjaan tersebut bernilai di bawah Rp1 miliar dan tetap menggunakan konstruksi betonisasi. (Ghofar)
















































































































Discussion about this post