KAB.CIREBON, (FC).- Pemerintah Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Desa Asem, Rabu (1/7), sebagai bagian dari pengawasan penyelenggaraan pemerintahan desa sekaligus verifikasi awal menjelang pencairan Dana Desa (DD) Tahap II Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut difokuskan untuk memastikan seluruh aspek administrasi, pelaksanaan program, serta pengelolaan keuangan desa telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sekretaris Camat (Sekcam) Lemahabang, Martin Bhuto, mengatakan monitoring dan evaluasi merupakan tahapan penting guna memastikan kesiapan pemerintah desa sebelum memasuki proses pencairan dana tahap berikutnya.
“Monev ini menjadi langkah untuk memastikan seluruh administrasi dan pelaksanaan program desa telah sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.
Dalam pemeriksaan tersebut, tim Monev meneliti berbagai aspek, mulai dari kelengkapan administrasi, kesesuaian penggunaan anggaran dengan rencana kerja, realisasi pembangunan, pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Menurut Martin, evaluasi dilakukan untuk memastikan pengelolaan Dana Desa berlangsung secara tertib, transparan, dan akuntabel.
“Kami ingin memastikan tidak ada kendala administrasi maupun pelaksanaan kegiatan sebelum memasuki pencairan Dana Desa tahap berikutnya,” katanya didampingi Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Lemahabang, H. Rian.
Kuwu Desa Asem, H. Ade Faturochman, menyambut positif pelaksanaan monitoring tersebut. Ia menilai Monev menjadi sarana pembinaan sekaligus evaluasi agar tata kelola pemerintahan desa terus mengalami perbaikan.
“Monev ini sangat bermanfaat sebagai bahan evaluasi agar pengelolaan Dana Desa tetap tertib, transparan, dan sesuai aturan,” ujarnya.
Ade menjelaskan seluruh dokumen administrasi, laporan pertanggungjawaban keuangan, hingga bukti pelaksanaan kegiatan telah dipersiapkan secara lengkap untuk diperiksa oleh tim Monev.
Dengan kesiapan tersebut, pihaknya optimistis pencairan Dana Desa Tahap II dapat berjalan tanpa hambatan.
“Seluruh dokumen sudah kami siapkan. Kami optimistis pencairan Dana Desa tahap kedua dapat berlangsung tanpa hambatan,” jelasnya.
Kuwu yang kini memasuki periode kepemimpinan kedua itu menambahkan, seluruh program pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan desa selalu mengacu pada regulasi yang berlaku.
Ia bersyukur hasil monitoring menunjukkan pelaksanaan program berjalan dengan baik dan tidak ditemukan kendala yang berarti.
“Alhamdulillah, hasil monitoring berjalan lancar dan seluruh kegiatan telah dilaksanakan sesuai ketentuan,” katanya didampingi Sekretaris Desa, Arif Rahman.
Sementara itu, Martin Bhuto menegaskan bahwa kegiatan Monitoring dan Evaluasi merupakan agenda rutin Pemerintah Kecamatan Lemahabang sebagai bentuk pembinaan sekaligus pengawasan terhadap pengelolaan Dana Desa.
“Melalui Monev ini, kami ingin memastikan setiap desa siap melanjutkan tahapan pencairan Dana Desa dengan pengelolaan yang akuntabel, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. (Nawawi)










































































































Discussion about this post