KAB. CIREBON, (FC).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon mengikuti video conference (vicon,-red) dengan para Menteri, Kejaksaan Agung, TNI-Polri serta sebagain dari Gubernur se-Indonesia di Command Center Kabupaten Cirebon, Kamis (13/8) sore.
Bupati Cirebon, H Imron Rosyadi mengatakan, karena masalah Covid-19 di Indonesia tetap naik maka akan ditindaklanjuti dengan pencegahannya ke masyarakat, diantaranya akan ditindaklanjuti dengan penerapan disiplin masyarakat, seperti memakai masker dengan menegakkan sanksi.
“Penerapannya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) supaya sama. Seperti apa nih langkah Jabar,” kata Imron kepada wartawan.
Dikatakan Imron, pemerintah sepakat harus menertibkan, dengan kebiasaan baru ini tentu harus ada pemaksaan dari aparat supaya masyarakat mengerti dan sadar.
“Karena Pemerintah sudah memberi arahan bimbingan dan informasi, tinggal kesadaran masyarakat. Supaya gak terpapar covid ya ikuti aturan yang ditetapkan pemerintah. Dengan lonjakan kami menganggapi biasa saja, justru dengan diketahui adanya lonjakan kita harus mengantisipasi. Begitupun kembali lagi masyarakatnya harus mengerti dan sadar, ternyata Covid masih bergentayangan, jadi masyarakat harus menjaga diri,” ujar Imron.
Imron menambakan, pihaknya meminta ada kesadaran dari masyarakat, kalau masyarakat tidak sadar ya pasti kasus akan melonjak lagi.
“Kita tidak ada deadline, cuma mengarahkan daerah-daerah agar ada ketertiban. Sampai kapan? Ya sampai vaksin ditemukan, kalau belum ditemukan ya harus jaga diri untuk memutus mata rantai covid ini. Kalau sudah ditemukan vaksinnya baru kita bisa hidup normal,” tukasnya. (Ghofar)










































































































Discussion about this post