KAB.CIREBON, (FC).- Pemerintah Kabupaten Cirebon kembali bakal melantik 116 kepala sekolah definitif di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon pada Jumat (6/2) esok hari.
Rencananya pelantikan akan digelar di Pendopo Bupati Cirebon, Jalan Kartini, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon.
Pelantikan tersebut sebagai bagian dari upaya menuntaskan kekosongan pimpinan sekolah lintas jenjang.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon, Ade Nugroho Yuliarno, membenarkan agenda pelantikan tersebut.
Ia menjelaskan, pelantikan kali ini merupakan sisa dari total 294 kepala sekolah yang sebelumnya telah dilantik pada Sabtu (31/1).
“Kemarin sudah 294 kepala sekolah dilantik. Besok menyusul 116 kepala sekolah, karena pertimbangan teknis (pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) baru turun. Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Cirebon di Pendopo,” ujar Ade, Kamis (5/2).
Ade menegaskan, secara teknis pelaksanaan pelantikan sepenuhnya berada di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, sementara BKPSDM hanya berperan dalam mendukung proses administrasi dan prosesi pelantikan.
“Teknis sepenuhnya di Dinas Pendidikan. BKPSDM hanya membantu kelancaran proses pelantikan,” katanya.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon mencatat masih terdapat 116 sekolah lintas jenjang yang belum memiliki kepala sekolah definitif, meskipun ratusan kepala sekolah telah lebih dulu dilantik.
Ratusan sekolah tersebut terdiri atas tiga TK Negeri, 96 Sekolah Dasar Negeri (SDN), dan 17 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang selama ini masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto, mengungkapkan bahwa keterlambatan pelantikan kepala sekolah definitif disebabkan belum seluruhnya terbit pertimbangan teknis (pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Kendalanya memang masih menunggu pertek dari BKN. Namun kami optimistis awal Februari ini pelantikan bisa dituntaskan setelah rekomendasi turun,” ujar Ronianto, Rabu (4/2).
Dengan dilantiknya 116 kepala sekolah tersebut, Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap stabilitas manajemen sekolah kembali normal, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan di seluruh satuan pendidikan negeri. (Ghofar)












































































































Discussion about this post