KAB. CIREBON, (FC).- Puluhan wartawan baik dari media cetak, elektronik (tevisi dan radio) maupun online yang bertugas di wilayah Cirebon melakukan rapid test Covid-19 di Covid Center Kabupaten Cirebon di GOR Watubelah, Rabu (29/4).
Pada hari yang sama, sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Cirebon juga menjalani rapid test.
Salah seorang jurnalis dari media cetak, Iwan Junaedi mengungkapkan kelegaanya atas hasil rapid tes yang negatif. Diakui Iwan, meski dirinya sudah berupaya untuk berhati-hati dan semaksimal mungkin melakukan protokol kesehatan sesuai dengan yang dianjurkan, namun tetap saja ada sebagian dari dirinya yang khawatir tertular Covid-19.
Kekhawatiran Iwan semakin bertambah, karena dirinya memiliki putra kecil yang masih berusia balita. Apalagi, katanya, tidak semua warga mematuhi aturan protokol pemerintah. “Ditambah lagi, profesi saya kan tergolong orang dengan resiko tinggi tertular,” katanya.
Berdasarkan pengamatan, sejumlah pewarta sebelum dilakukannya test Covid-19 tentu mayoritas gugup dan khawatir. Hari itu, lebih dari 30 jurnalis yang bertugas di Kabupaten Cirebon menjalani pemeriksaan diri. Beberapa jurnalis mengaku kegugupannya berasal dari peluang virus yang bersemayam dalam tubuh.
“Saya juga agak khawatir karena beberapa kali batuk, terutama kalau menghirup asap rokok dan setelah minum air es,” ungkap Soedirman Wamad, jurnalis salah satu media online.














































































































Discussion about this post